Kahmi Jabodetabek Akan Turun ke Jalan untuk Hentikan Kebiadaban Israel di Palestina

Pernyataan sikap Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) Jaya yang dipimpin Mohamad Taufik/Ist
Pernyataan sikap Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) Jaya yang dipimpin Mohamad Taufik/Ist

Selama sepekan, pengeboman terus dilakukan militer Israel di Jalur Gaza, Palestina. Pesawat-pesawat tempur Israel mengebom situs-situs milik kelompok bersenjata Palestina, termasuk gedung kepolisian dan apartemen.


Korban jiwa pun terus berjatuhan hingga mencapai 147 jiwa. Sementara itu, sebanyak 1.122 orang luka-luka akibat gempuran serangan sejak Senin (10/5).

Merespon hal ini, Koordinator Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Jakarta Raya (Kahmi Jaya), Mohamad Taufik mengutuk keras aksi biadab Israel terhadap warga Palestina.

Taufik menilai, aksi Israel telah melukai perasaan umat muslim di dunia. Termasuk Indonesia sebagai negara dengan mayoritas muslim.

"Aksi Israel ini jelas tindakan brutal yang membabi buta dan melukai perasaan umat Islam di dunia," kata Taufik dalam keterangan tertulisnya yang dikutip redaksi, Senin (17/5). 

Taufik mengatakan, Kahmi di Jabodetabek secara tegas mengecam dan siap bergerak turun ke jalan agar Israel tidak terus melakukan serangan terhadap warga Palestina. 

Menurut Taufik, pengusiran paksa dan kekerasas jelas melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB juga hukum humaniter internasional.

Wakil Ketua DPRD DKI  ini juga berkomitmen menyuarakan sikap brutal Israel kepada rakyat Palestina.

"Kahmi juga berharap agar ada sikap tegas dari Pemerintah Jokowi," tegas Taufik.

Pengurus Wilayah Wilayah Kahmi Jaya, Imam Sofyan menambahkan, Pemerintah Indonesia harus terus berperan aktif dalam upaya penghentian serangan zionis Israel dan memberikan bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina.

Imam juga mendesak DK PBB untuk mengambil langkah tegas dan nyata terhadap pelanggaran yang terus berulang dilakukan Israel.

"Kebrutalan Israel harus dihentikan," kata Imam. []