Kalau Dicopot dari Komut Pertamina, Ahok Bisa Konsentrasi Hadapi Dugaan Kasus Korupsi

Foto Basuki Tjahaja Purnama dalam aksi sekelompok mahasiswa/Net
Foto Basuki Tjahaja Purnama dalam aksi sekelompok mahasiswa/Net

Menteri BUMN Erick Thohir diminta untuk tidak ragu mencopot Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dari jabatan Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina. Apalagi, kehadiran Ahok dinilai hanya membuat gaduh dan keributan di Pertamina.


"Selama jadi komut, apa yang sudah dilakukan oleh Ahok selain bikin keributan dan kegaduhan?" tanya Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (2/1).

Dengan pencopotan itu, sambung Muslim arbi, Erick Thohir juga memberi peluang bagi Ahok untuk merampungkan berbagai dugaan kasus korupsi yang selama ini diduga melibatkan dirinya.

Apalagi, dalam waktu dekat Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie M. Massardi akan melimpahkan dokumen dugaan korupsi Ahok tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sementara di satu sisi, KPK sudah mempersilakan warga yang hendak melaporkan Ahok.  

“(Kalau dicopot) dia (Ahok) bisa konsentrasi hadapi dugaan kasus-kasus korupsi di KPK. Jika tidak, PT Pertamina bisa terseret oleh kasus-kasus Ahok. Dan Jokowi atau siapa pun jangan lagi back up Ahok, bisa kena getahnya," pungkas Muslim.[]