Kapolri Bentuk Posko Presisi, Buat Apa?

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Net
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Net

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk posko Presisi di Mabes Polri. 


Kapolri menjelaskan, posko yang berada di lantai 3 Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan itu bertujuan memantau kinerja jajaran Polda hingga Polsek di seluruh Indonesia dalam menjalankan visi Presisi. 

Diketahui, Presisi merupakan akronim dari Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan, yang menjadi visi Listyo Sigit selama menjadi Kapolri. 

Masih kata Listyo, posko Presisi juga menekankan pentingnya pendekatan pemolisian prediktif atau predictive policing terhadap seluruh jajarannya. 

Dengan begitu, imbuhnya, Polri mampu menakar tingkat gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat melalui analisis berdasarkan data dan metode yang tepat. 

"Sehingga dapat dilakukan tindakan pencegahan sedini mungkin," tandasnya dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (7/4). 

Selain prediktif, Polri juga dituntut untuk reponsif dan transparan berkeadilan dalam menjalankan tugasnya. Hal itu untuk memacu kinerja mereka yang cepat, tepat, humanis dan berkeadilan. 

Listyo Sigit menegaskan, peta jalan Transformasi Polri Presisi itu diturunkan dalam empat kebijakan utama yaitu transformasi organisasi, transformasi operasional, transformasi pelayanan publik dan transformasi pengawasan. 

"Program prioritas Kapolri tahun 2021-2024 ini yang dipantau pelaksanaannya melalui Posko Presisi," lanjut eks Kabareskrim Polri itu. 

Posko Presisi rupanya tidak hanya bangunan atau ruangan fisik saja. Kapolri juga menyiapkan Posko Presisi dalam bentuk layanan aplikasi yang dapat diunduh melalui ponsel pintar. 

Dengan aplikasi itu, seluruh aksi yang dijalankan aparat mulai tingkat Mabes Polri hingga polsek dapat dipantau lengkap dengan indikator pencapaiannya. []