Kasus Kematian Mahasiswi di Apartemen Jaksel, 1 Lagi Resmi Tersangka

Polres Jakarta Selatan menetapkan RH alias Bela satu terkait kasus kematian mahasiswi di apartemen kawasan Cipulir, Jakarta Selatan/Ist
Polres Jakarta Selatan menetapkan RH alias Bela satu terkait kasus kematian mahasiswi di apartemen kawasan Cipulir, Jakarta Selatan/Ist

Polres Jakarta Selatan kembali menetapkan satu tersangka terkait kasus kematian mahasiswi I (21) di apartemen kawasan Cipulir, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. Sebelumnya, polisi sudah menetapkan satu tersangka transpuan berinisial A (22) dalam kasus ini.


Penetapan tersangka baru dilakukan usai pihak kepolisian melakukan pengembangan kasus, adapun inisial tersangka baru adalah RH alias Bela rekan dari A alias Lisa yang merupakan tersangka utama.  

"Diduga ada pihak lain yang terlibat di mana pihak ini menjadi perhubung atau perantara antara tersangka A alias Lisa dengan korban," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto saat konferensi pers, Rabu (23/6). 

Dari keterangan pemeriksaan, A sehari-hari bekerja di salon yang juga membuka jasa penyuntikan suntik silikon. Sementara I merupakan salah satu pengguna jasa dari tersangka A.

"RH merekomendasikan korban untuk dilakukan suntik silikon kepada tersangka A. RH juga menerima upah karena telah menjadi penghubung," kata Budhi. 

Biaya satu kali proses membutuhkan 15 suntikan yang menghabiskan dana sebanyak Rp 2,5 juta. 

A dijerat Pasal 359 KUHP junto Pasal 197 dan Pasal 198 Undang-Undang No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan RH dipersangkakan Pasal 55 KUHP atau Pasal 56 KUHP. 

Diketahui, I ditemukan tewas dalam kondisi setengah bugil dan tertutup selimut pada Rabu (8/6). Saat penemuan mayat, ditemukan alat hisap sabu atau bong di dalam kamar.  

Penemuan mayat itu juga berawal dari laporan penghuni lain di apartemen itu yang mencium bau tak mengenakan dari kamar korban. Penghuni itu kemudian melaporkannya ke petugas sekuriti apartemen.  

Hasil otopsi menunjukkan bahwa ada bekas suntik di bagian bokong korban yang diduga suntikan itu adalah cairan filler. []