Kasus Pemukulan Libatkan Iko Uwais Naik ke Tahap Penyidikan 

Pesilat sekaligus aktor laga Iko Uwais/Net
Pesilat sekaligus aktor laga Iko Uwais/Net

Polres Metro Bekasi Kota menaikkan status kasus pemukulan yang diduga dilakukan oleh pesilat sekaligus aktor laga Iko Uwais terhadap desainer interiornya bernama Rudi dari penyelidikan ke penyidikan, Rabu (22/6).


Dengan naik ke tahap penyidikan artinya, penyidik menemukan adanya unsur pidana dan akan menetapkan tersangkanya dalam waktu dekat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan mengatakan, setelah melakukan gelar pekara maka penyidik menaikkan status kasus dari penyelidikan ke penyidikan.

"Hasil gelar perkaranya memutuskan bahwa kasus ini memenuhi unsur pidana untuk dinaikan k etahap penyidikan," kata Zulpan, Kamis (23/6).

Sebelumnya, Iko Uwais dilaporkan ke polisi lantaran kasus dugaan pemukulan terhadap Rudi. Laporan korban pun sudah diterima dan  teregister dengan nomor LP/B/1737/VI/2022/SPKT: Sat Reskrim/Polres Metro Bekasi Kota/Polda Metro Jaya.  

Kasus penganiayaan bermula saat Iko memakai jasa korban yang bekerja di bidang design interior untuk rumahnya yang berada di kawasan Cibubur. 

korban dan Iko sama-sama membuat perjanjian dengan nominal tertentu. Diketahui Iko baru membayar setengahnya, namun saat ditagih Iko diduga tidak terima.

Saat korban bersama dengan istrinya mendatangi rumah Iko Uwais pada Sabtu (13/5), Iko pun memanggil korban. Disitulah cekcok antara Iko dan korban terjadi dan diduga Iko memukul Rudi.  

Merasa nama baiknya tercemar, Iko Uwais balik melaporkan Rudi ke Polda Metro Jaya pada Selasa (14/6). Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/ B/2895/VI/2022/SPKT/Polda Metro Jaya dengan dugaan pencemaran nama baik. 

Dalam laporan tersebut, dijelaskan awal mula masalah saat pelapor yakni Iko Uwais sepakat memakai jasa terlapor yakni Rudi terkait desain interior dengan nilai sebesar Rp300 juta.  

Dari angka itu, kedua pihak sepakat melakukan pembayaran secara bertahap mulai 20 persen, 30 persen, sampai 50 persen. 

Namun, saat Iko sudah membayar termin 1 dan 2, gambar yang diajukan oleh Rudi diduga tidak sesuai dengan permintaan Iko.  

"Saudara Iko Uwais sudah membayarkan termin 1 dan termin 2, namun terlapor atas nama Rudi ini tidak memenuhi kewajibannya, karena mengeluarkan gambar tidak sesuai," kata Zulpan.  

Iko Uwais lantas meminta berkomunikasi dengan Rudi untuk memperbaiki desain, sayangnya permintaan itu tak direspons baik oleh Rudi. Bahkan Rudi diduga menghina Audy, istri Iko Uwais. []