Kasus Turun karena PPKM Berhasil, Bukan Tes Covid yang Dikurangi

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria/Net
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria/Net

Penurunan kasus Covid-19 terjadi di wilayah DKI Jakarta dalam beberapa hari terakhir. Hal ini salah satunya dapat dilihat dari penurunan kasus aktif atau pasien yang dirawat atau isolasi akibat Covid-19. 


Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria turut mengamini penurunan kasus Covid-19 tersebut. Menurutnya, penurunan sebagai bukti keberhasilan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat yang diterapkan sejak 3 Juli 2021 lalu. 

"Kasus turun karena peran PPKM, bukan karena berkurangnya testing. Justru testing di DKI Jakarta sangat tinggi," kata pria yang akrab disapa Ariza, Jumat (23/7). 

Pernyataan Ariza itu sekaligus membantah spekulasi sejumlah pihak yang menyebut penurunan kasus Covid-19 lantaran pemerintah mengurangi kapastitas tes Covid harian. 

Ariza menjelaskan, dalam sepekan terakhir DKI Jakarta memeriksa total 207.339 spesimen. Angka ini lebih banyak 20 kali lipat daripada standar yang dibuat Badan Kesehatan Dunia (WHO). 

"Ini berarti upaya kita berhasil terkait PPKM. Untuk itu kami minta masyarakat terus meningkatkan protokol kesehatan," kata Ketua DPD Gerindra DKI tersebut. 

Kasus aktif di DKI konsisten turun terutama pada tanggal 19 Juli, 21 Juli dan 22 Juli. Pada tanggal 19 Juli, kasus aktif atau pasien yang dirawat berkurang 7.000 orang. 

Sementara pada tanggal 21 Juli jumlah pasien kembali berkurang 4.739 orang. Sedangkan tanggal 22 Juli, pasien Covid-19 berkurang 3.739 sehingga total pasien Covid pada hari kemarin adalah 86.198 orang. []