Kesaksian Pengunjung, Laksmi: Heran Saja Ancol Sepi Dibilang Membludak

Foto yang diunggah Laksmi di @are_inismyname./Repro
Foto yang diunggah Laksmi di @are_inismyname./Repro

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menutup sementara areal wisata Taman Impian Jaya Ancol, lantaran sempat dikabarkan diserbu pengunjung yang ingin menghabiskan momen libur lebaran di kawasan tersebut. Penutupan sendiri dilakukan hingga Senin besok (17/5).


"Kami memahami ketidaknyamanan dan kekecewaan pengunjung yang terpaksa mengurungkan niat menghabiskan masa libur lebaran dikawasan Ancol karena adanya penutupan kawasan," ujar Direktur Utama Taman Impian Jaya Ancol, Teuku Sahir Syahali, Sabtu (15/5).

Mengenai pengunjung yang sudah terlanjur melakukan reservasi melalui online, Teuku Sahir memastikan pengunjung dapat memanfaatkan tiket tersebut hingga dua kali dan berlaku sampai 31 Desember 2021. Dia juga menambahkan bahwa penutupan kawasan Ancol merupakan keputusan berat yang harus diambil Manajemen Ancol.

Lalu, benarkah kemarin pengunjung Ancol sempat membludak?

Seorang pengunjung sempat membagikan pengalamannya saat bertamasya di Ancol kemarin, ia adalah warganet bernama Laksmi yang memiliki akun Twitter @are_inismyname, dalam ceritanya, ia menjelaskan tidak terjadi pembludakan pengunjung Ancol sepanjang hari kemarin.

Di unggahan Twitternya, Laksmi memamerkan foto dirinya di Jembatan Dermaga yang berada di dalam kawasan Taman Impian Jaya Ancol dengan latar belakang pantai yang tampak lengang.

"Heran saja Ancol sepi dibilang membludak," tulisnya.

Dalam twitnya itu, Laksmi mengatakan di pintu gerbang memang terjadi kemacetan karena banyaknya pengunjung yang hendak masuk ke kawasan Ancol, namun karena yang dizinkan masuk terbatas, maka terjadi penumpukan alias kemacetan di sana. 

Menurut dia, kawasan dalam areal Ancol relatif normal, tidak ada penumpukan berarti, seperti terlihat dari foto yang ia unggah.

Selain itu, Laksmi juga menambahkan, petugas di sana juga melaksanakan kewajibannya dengan baik, dengan tetap menjaga protokol kesehatan. Bahkan ada random test swab dengan petugas yang memakai alat pelindung diri (APD) lengkap.

"Ini berdasarkan yang saya alami hari ini," tambahnya sambil memention dua akun teman dekat Gubernur DKI Jakarta, @ghanieierfan dan @TRendusara. []