Kesenyapan Formula E Diganggu Kebisingan Politisi yang Tak Suka Anies Baswedan

Anggota DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli (kanan) saat meninjau sirkuit Formula E/lst
Anggota DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli (kanan) saat meninjau sirkuit Formula E/lst

Hampir semua program Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan selalu menjadi sorotan.


Salah satunya gelaran ajang balap mobil listrik Formula E yang bakal digelar 4 Juni besok di Ancol, Jakarta Utara.

Begitu yang disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli saat berbincang dengan Kantor Berita RMOLJakarta.

"Sehingga ajang kompetisi Formula E mobil listrik yang harusnya suaranya senyap tapi dibuat jadi bising oleh para politisi," kata Taufik seperti dikutip redaksi, Jumat (3/6).

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu lantas menceritakan awal mula Gubernur Anies mengambil kesempatan bagi Jakarta untuk menjadi tuan rumah kompetisi Formula E.

"Awalnya Pemda DKI Jakarta cuma mau bikin kegiatan sosialisasi mobil listrik untuk menunjang program Jakarta Langit Biru," jelasnya.

Namun sejumlah pihak yang tidak senang dengan Anies Baswedan terus mengaitkan event Formula E ini dengan berbagai isu politik.

"Saya lihat hampir semua program Pemda DKI Jakarta dibawah kepemimpinan Anies Baswedan dibawa ke ranah politik oleh orang-orang yang nggak suka Anies Baswedan," tutup Taufik Zoelkifli.[]