Keterisian RS Covid-19 Hampir Penuh, Ini Langkah Pemprov DKI

Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria/lst
Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria/lst

Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat, tingkat keterisian rumah sakit rujukan pasien Covid-19 sudah mencapai 87 persen.


Di sisi lain, sebanyak 30 persen kapasitas rumah sakit tersebut diisi oleh pasien yang berasal dari luar Ibu Kota atau Bogor, Depok, Tanggerang, Bekasi (Bodetabek). 

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan pihaknya akan tetap melayani pasien Covid-19 yang bukan berasal dari warga DKI tersebut.

"Karena dalam melayani kami tidak pernah membedakan apa warga Jakarta atau non-Jakarta semua adalah saudara kita, keluarga besar kita, bangsa Indonesia," katanya di Balai Kota, Jakarta, Selasa malam (19/1).

Pria yang akrab disapa Ariza itu menerangkan, Pemprov DKI Jakarta sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna meminta pemerintah daerah di kota penyangga memperbanyak bed occupancy rate (BOR) untuk pasien Covid-19.

"Lewat pemerintah pusat nanti akan mengkoordinasikan perlunya dukungan bantuan bagi daerah-daerah selain Jakarta agar dapat juga mempersiapkan rumah sakit, tempat tidur, ICU dan faskes lainnya," ujar dia.

Orang nomor dua di Jakarta itu turut memastikan, pihaknya tidak akan memberlakukan kriteria atau syarat bagi pasien Covid-19 yang berasal dari luar daerah guna mendapatkan perawatan di rumah sakit rujukan Covid-19 Jakarta.

"Siapa saja, dari daerah mana yang masuk di Jakarta kita harus tolong dan bantu. Jadi Pak Gubernur, saya, seluruh jajaran tidak pernah membedakan dari daerah mana, asli orang mana, punya uang nggak punya uang, semuanya sama," tutur dia.

Ariza memastikan, pasien Covid-19 dari luar Jakarta tetap akan diberikan pelayanan terbaik. Namun, sambung dia, DKI juga memerlukan dukungan dari pemda penyanggah Ibu Kota.

"Kami juga Pemprov Jakarta perlu mendapat dukungan, selama ini kami terima kasih mendapat dukungan dari pemerintah pusat, mudah-mudahan bisa menambah dukungan terkait faskes Kami harap ada peningkatan bagi daerah di Bodetabek," pungkasnya.[]