Ketiga Kalinya Baznas Bazis Raih WTP untuk Laporan Keuangan 2021

Baznas Bazis DKI Jakarta ketiga kalinya kembali meraih Opini “Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)” atas Laporan Keuangan Tahun 2021/RMOLJakarta
Baznas Bazis DKI Jakarta ketiga kalinya kembali meraih Opini “Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)” atas Laporan Keuangan Tahun 2021/RMOLJakarta

Baznas Bazis DKI Jakarta kembali berhasil meraih Opini “Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)” atas Laporan Keuangan Tahun 2021. Opini ini diberikan setelah proses audit yang dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Tjahjo Machdjud Modopuro & Rekan yang dilaksanakan pada awal tahun 2022.


Penyampaian hasil Audit Laporan Keuangan Baznas Bazis DKI Jakarta dihadiri oleh Ketua Baznas Bazis DKI Jakarta, Akhmad H. Abubakar dan didampingi oleh Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan, Rini Suprihartant, yang digelar di Gedung Graha Mental Spiritual Lantai 6, Jumat (13/5).

Akhmad H. Abubakar mengatakan raihan Opini WTP Ini merupakan kali ketiga diperoleh Baznas Bazis DKI Jakarta, yang sebelumnya bernama Bazis DKI Jakarta yang diubah sebagai konsekuensi penyesuaian terhadap UU No 23/2011 tentang Pengelolaan Zakat.

“Ini adalah laporan keuangan tahun ketiga setelah penyesuaian kelembagaan, yang semula bernama Bazis DKI Jakarta, opini atas laporan keuangan meraih opini tertinggi, yaitu "Wajar Tanpa Pengecualian," kata Akhmad H Abubakar.

Wakil Ketua III, Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan, Rini Suprihartanti menambahkan hasil ini menjadi bukti Baznas Bazis DKI Jakarta dalam mengelola dana zakat infak dan sedekah sesuai dengan standar akuntansi keuangan syariah di Indonesia. 

“Baznas Bazis DKI Jakarta dalam mengelola dana zakat infak dan sedekah (ZIS) sudah menjalankannya sesuai dengan standar akuntasi keuangan syariah di Indonesia," kata Rini.

Akhmad H Abubakar melanjutkan, publikasi laporan selain sebagai amanah undang-undang, adalah juga merupakan bentuk pertanggungjawaban Baznas Bazis sebagai amil yang berkewajiban mengelola dana zakat, infak dan sedekah agar lebih transparan dan terbuka dalam mengelola dana ZIS sesuai dengan misi Baznas Bazis  DKI Jakarta yakni mewujudkan pengelolaan zakat yang amanah, professional dan berdayaguna. 

"Ini juga merupakan pertanggung jawaban kami kepada muzakki, mustahik, serta stake holder lainnya yakni Pemprov DKI Jakarta dan Mitra CSR," kata Akhmad H Abubakar 

Akhmad H. Abubakar berharap kepercayaan muzzaki dan masyarakat dapat terus terjaga dan tumbuh sehingga dapat terus menyalurkan ZIS melalui Baznas Bazis DKI Jakarta. 

"Ke depan kami akan terus berusaha meningkatkan kinerja pengelolaan zakat sehingga dapat terus membantu program pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan dengan tetap bengedepankan prinsip kehati-hatian dan disiplin dalam mengelola dana ZIS," demikian Akhmad H Abubakar. []