Koboi Jalanan MFA Minta Maaf dan Tempuh Jalur Kekeluargaan

Tangkapan layar pengendara Toyota Fortuner acungkan senjata api/Repro
Tangkapan layar pengendara Toyota Fortuner acungkan senjata api/Repro

Polisi menetapkan pengemudi Fortuner berinisial MFA sebagai tersangka dan menahannya. Pengendara tersebut sempat mengacungkan senjata api kepada pengguna jalan di Jalan Kolonel Sugiono, Duren Sawit, Jakarta Timur.


Teranyar, pengemudi yang berlagak koboi jalanan itu akan menempuh jalur kekeluargaan untuk menyelesaikan kasus kecelakaan lalu lintas. 

"Wacana (damai) itu ada. Pelaku sudah minta maaf. Dari korban juga sudah menyampaikan tidak akan mau melanjutkan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Rabu (7/4).

Untuk jalur damai tersebut Yusri belum mau berbicara lebih jauh. Khususnya terkait hasil mediasi yang dilakukan pihak keluarga pelaku.

Namun, pihak keluarga korban sudah menerima itikad baik permintaan maaf dari MFA. 

"Kita lihat saja nanti, karena ini pidana ringan saja. Pelaku dijerat UU LLAJ di Pasal 310 ayat 2 karena lalai mengakibatkan korban luka ringan," kata Yusri.

Seperti diketahui sebelumnya, polisi menetapkan MFA, sebagai tersangka dalam kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan seorang pengendara sepeda motor mengalami luka ringan.

Dari keterangan saksi, Yusri menyampaikan pengemudi Toyota Fortuner melaju bersamaan pengendara sepeda motor di Jalan Kolonel Sugiono, Duren Sawit, Jakarta Timur pada pada Jumat dini hari (2/4).

Pengemudi sepeda motor sudah memberikan lampu sein ke kanan namun masih ditabrak oleh MFA. 

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka ringan dan lecet.

Selain masalah lalu lintas, MFA juga tersandung kasus dugaan penyalahgunaan senjata api jenis air soft gun. 

MFA bisa dijerat Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.[]