Kotak Hitam Sriwijaya Air Ditemukan, Wagub DKI: Mudah-mudahan Jadi Petunjuk Yang Baik

Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria/lst
Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria/lst

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria bersyukur Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Armada I TNI AL berhasil menemukan kotak hitam atau black box pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu.


"Mudah-mudahan ini menjadi petunjuk yang baik bagi kita semua," ungkap pria yang akrab disapa Ariza itu di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (13/1). 

Orang nomor dua di Jakarta itu juga kembali menyampaikan, dirinya mewakili warga Ibukota turut prihatin dan berduka atas jatuhnya pesawat Sriwijaya air. 

"Kami berharap semua ini dapat terbuka secara transparan apa yang menjadi penyebab jatuhnya Sriwijaya dan ke depan mudah-mudahan di Jakarta, di Indonesia tidak terjadi lagi (kecelakaan pesawat)," jelasnya. 

"Karena keselamatan penumpang penerbangan menjadi sesuatu yang penting dan prioritas bagi kita semua," demikian Ariza. 

Adapun penemuan black box ini diharapkan bisa mengungkap misteri penyebab jatuhnya pesawat yang berdasarkan manifes mengangkut 62 orang kru dan penumpang.

Black box adalah istilah umum yang digunakan dalam industri penerbangan untuk merekam data selama pesawat diterbangkan. 

Walaupun disebut kotak hitam, nyatanya black box dibalut warna yang terang menyala atau cerah agar mudah teridentifikasi dalam operasi pencarian. 

Untuk diketahui, black box terdiri dari dua kombinasi perangkat yaitu CVR (Cockpit Voice Recorder) dan FDR (Flight Data Recorder).

Dikutip dari Flight Radar 24, FDR berfungsi merekam beragam data tentang semua aspek pesawat saat terbang, sementara CVR merekam percakapan di dek penerbangan dan suara-suara seperti transmisi radio dan alarm otomatis. []