Langgar PPKM Mikro, Wahyu Dewanto: Kafe Lokasi Penembakan Harus Disanksi

Wahyu Dewanto/Ist
Wahyu Dewanto/Ist

Penembakan yang menyebabkan tiga orang tewas dan salah satunya anggota TNI AD terjadi di salah satu kafe di Cengkareng Jakarta Barat ikut mendapat sorotan dari DPRD DKI Jakarta.


Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Wahyu Dewanto mengatakan, kafe yang menjadi lokasi penembakan terbukti melakukan pelanggaran pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro di ibu kota. 

Menurut Wahyu, selama PPKM Mikro di DKI Jakarta yang diperpanjang hingga 8 Maret mendatang, ada pembatasan waktu operasional hingga pukul 21.00 WIB untuk restoran atau rumah makan di Jabodetabek.

"Tapi dari kronologis penembakan yang dirilis polisi, kafe di Cengkareng itu masih buka sampai jam 02.00 WIB," kata Wahyu saat dihubungi Kantor Berita RMOLJakarta, Kamis (25/2).

Politisi Partai Gerindra ini lantas mendorong Pemprov DKI Jakarta menjatuhkan sanksi terhadap kafe yang terbukti melanggar PPKM Mikro tersebut.

Wahyu menduga pelanggaran jam operasional kafe tersebut sudah berlangsung lama.

"Dimana Satpol PP dan Dinas Pariwisata yang mempunyai tugas pengawasan," kata Wahyu.

Wahyu juga mengaku ragu Pemprov DKI mampu menekan laju penyebaran angka Covid-19 apabila seluruh pihak terbiasa melakukan pelanggaran aturan protokol kesehatan.

"Anggaran besar yang dialokasikan untuk Covid-19 tentu menjadi kurang efektif apabila masih marak pelanggaran PPKM," tutup Wahyu. []