Layanan Urus Dokumen Terdampak Ganti Nama Jalan Diserbu Warga Duren Tiga

Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Prof. Zudan Arif Fakrulloh didampingi Kadis Dukcapil DKI Budi Awaluddin di Masjid Jami’ Bait Al Rahman di Jalan Duren Tiga Selatan RW 03, Kelurahan Duren Tiga, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan/Ist
Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Prof. Zudan Arif Fakrulloh didampingi Kadis Dukcapil DKI Budi Awaluddin di Masjid Jami’ Bait Al Rahman di Jalan Duren Tiga Selatan RW 03, Kelurahan Duren Tiga, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan/Ist

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil atau Dukcapil DKI Jakarta membuka layanan jemput bola bagi warga yang terkena dampak perubahan nama jalan di ibu kota.


Dinas Dukcapil DKI Jakarta membuka posko layanan penerbitan dokumen kependudukan baru serentak di 5 wilayah kota dan 1 kabupaten administrasi, mulai pukul 09.00 sampai pukul 12.00 WIB.

Kamis pagi (30/6), Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Prof. Zudan Arif Fakrulloh didampingi Kadis Dukcapil DKI Budi Awaluddin melakukan sidak lokasi kegiatan door to door layanan perubahan dokumen kependudukan di Masjid Jami’ Bait Al Rahman di Jalan Duren Tiga Selatan RW 03, Kelurahan Duren Tiga, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

Layanan yang langsung menyasar ke rumah-rumah warga ini merupakan hari kedua dalam rangka memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa Pemerintah ada untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan untuk warganya

"Proses penggantian KTP, Kartu Keluarga (KK), dan Kartu Identitas Anak (KIA) berlangsung cepat," kata Zudan.

Karena itulah Zudan mengajak warga yang terkena penggantian nama jalan menjadi Jalan Hj. Tutty Alawiyah di dokumen kependudukannya supaya langsung datang ke lokasi layanan dengan membawa KK dan KTP lama untuk ditukar dengan KK dan KTP baru.

Zudan menjelaskan, peninjauan ini untuk melihat langsung layanan jemput bola terkait penggantian dokumen kependudukan warga, khususnya mereka yang mengalami perubahan nama Jalan Warung Buncit Raya menjadi Jalan Hj. Tutty Alawiyah.

Selain meninjau layanan jemput bola, Zudan beserta Budi dan jajaran mendatangi rumah-rumah warga menyerahkan dokumen kependudukan mereka yang sudah disesuaikan dengan nama jalan yang baru.

Budi Awaluddin menambahkan, dokumen warga Jakarta yang terdampak perubahan nama jalan bisa segera dituntaskan.

"Ditargetkan dalam kurun waktu dua pekan ini warga sudah memiliki dokumen kependudukan dengan nama jalan yang baru," kata Budi.

Budi mencatat hingga hari ini Dinas Dukcapil DKI sudah mencetak 285 KTP-el baru. 

Layanan jemput bola perubahan dokumen kependudukan warga terdampak, selanjutnya untuk wilayah Jakarta Selatan akan dilaksanakan di Jalan KH. Guru Amin yang sebelumnya dikenal dengan Jalan Raya Pasar Minggu, tepatnya sisi Utara. 

"Kalau terlihat ada pungli segera lapor. Kami tidak akan segan memberikan tindakan tegas bagi petugas yang masih memakai cara lama seperti itu," demikian Budi. []