Mahasiswa Tertib Saat Demo Tolak Kenaikan BBM, Polisi Acungi Jempol

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Komarudin saat ditemui di Patung Kuda Arjuna Wiwaha/RMOLJakarta
Kapolres Jakarta Pusat Kombes Komarudin saat ditemui di Patung Kuda Arjuna Wiwaha/RMOLJakarta

Polisi mengapresiasi tertibnya bubaran massa penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang menggelar aksi di sekitar Patung Kuda Arjuna Wihaha, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (8/9).


"Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan tepat pukul 18.00 WIB massa membubarkan diri dan ini tentunya kami apresiasi juga bahwa pelaksanaan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum berjalan dengan cukup tertib," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin di lokasi, Kamis (8/9).

Lanjut Komarudin, menurut data yang ada ada 10 titik massa aksi yang menyampaikan pendapat hari ini di wilayah Jakarta Pusat. Namun, aksi terkait penolakkan kenaikan harga BBM hanya terdapat di sekitaran Monas.

Selain itu, sepanjang hari di sekitar Monas cuaca juga gerimis dengan hujan rintik-rintik.

"Penyampaian pendapat di muka umum yang berada di wilayah Jakarta Pusat sebagaimana diketahui bahwa hari ini ada tersebar di sepuluh titik. Terkait dengan BBM hanya ada di Patung Kuda kemudian sembilan titik lainnya tidak terkait dengan BBM," kata Komarudin.

Sebelumnya, massa aksi dari berbagai element seperi HMI, Universitas Moestopo, BEM Nusantara menggelar aksi penolakan kenaikkan harga BBM.

Aktivitas massa terpusat dari sisi kanan dan kiri Patung Kuda Arjuna Wihaha di silang Monumen Nasional (Monas), dan depan Kementerian ESDM.

Massa aksi melakukan orasi dari atas mobil pengeras suara, membawa spanduk, bendera serta sempat membakar ban bekas sebagai bentuk penolakkan.[]