Makin Rajin Diserang Lewat Medsos, Kang Tamil: Dipimpin AHY Demokrat Ditakuti

Komunikolog Politik Nasional dari Forum Politik Indonesia Tamil Selvan/Ist
Komunikolog Politik Nasional dari Forum Politik Indonesia Tamil Selvan/Ist

Belakangan gelombangan serangan terhadap Partai Demokrat yang dikomandani Agus Harimurti Yudhoyono makin rajin disampaikan kubu lawan melalui media sosial.


Mulai dari tudingan Demokrat sebagai aktor intelektual demonstrasi hingga tagar 'Tenggelamkan Demokrat' menjadi trending topic di Twitter pada Rabu (28/7).

Komunikolog Politik Nasional Tamil Selvan menilai pola serangan ke Partai Demokrat merupakan upaya men-downgrade parpol yang didirikan Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono.

"Seperti ada ketakutan terhadap Demokrat," kata pengamat yang akrab disapa Kang Tamil ini, Kamis (29/7).

Serangan bergelombang tersebut, menurut Kang Tamil, juga menandakan kepercayaan publik terhadap Demokrat mulai meningkat.

"Demokrat berada di posisi ke enam secara suara nasional, maka tidak ada alasan politik mereka harus diserang," kata Kang Tamil.

Namun kenyataannya serangan yang diterima begitu besar. Hal ini merupakan sinyal simpati rakyat sudah mengarah ke Demokrat. 

"Ini tolak ukur real, dan kader Demokrat harus bergembira," kata Ketua Forum Politik Indonesia ini.

Menyikapi adanya tudingan seolah serangan politik yang dialamatkan ke Partai Demokrat merupakan playing victim, Kang Tamil menilai hal itu juga bagian dari setting serangan politik yang dimainkan.

"Kalau ini playing victim tentu secara logika akan sangat mudah dibongkar oleh para pejabat publik yang berasal dari partai pendukung pemerintah,' kata Kang Tamil.

Apalagi sekarang ini Partai Demokrat menjadi simbol oposisi paling menonjol.

"Nyatanya kan tidak bisa dibuktikan tuduhan playing victim," kata Kang Tamil.

Lebih lanjut Kang Tamil menyarankan agar kader Demokrat tidak terbawa arus permainan lawan dan bersikap agresif dalam menanggapi debat di ranah media.

"Simpati masyarakat ke Demokrat ini karena arah berpolitiknya yang santun. Masyarakat sudah muak melihat kegaduhan yang dipertontonkan partai politik lain," kata Kang Tamil. 

"Maka kader Demokrat jangan latah dan ikut-ikutan agresif dalam berdebat, karena itu yang diinginkan lawan," pungkasnya. []