Manajemen Kawan Lama Periksa Karyawan yang Terlibat Kasus Dugaan Pelecehan Seksual

Vice President Corp. Goverment Relations Kawan Lama Group, Dasep Suryanto di Kantor Kawan Lama Group, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (15/8)/Ist
Vice President Corp. Goverment Relations Kawan Lama Group, Dasep Suryanto di Kantor Kawan Lama Group, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (15/8)/Ist

PT. Kawan Lama Group buka suara terkait dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan karyawannya.


Vice President Corp. Goverment Relations Kawan Lama Group, Dasep Suryanto menjelaskan pihaknya telah mendalami persoalan ini secara internal dengan melakukan pemeriksaan. 

"Terkait dengan case yang sekarang sedang terjadi yang diberitakan di mana-mana ini, kami perusahaan sedang melakukan pendalaman, sebetulnya yang terjadi seperti apa supaya kami bisa menentukan sikap dan tindakan kepada yang diduga pelaku ini," kata Dasep saat ditemui di kantor Kawan Lama, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (15/8). 

Sejauh ini tiga orang karyawan telah menjalani pemeriksaan secara internal terkait kasus dugaan pelecehan seksual. 

"Setahu saya dua atau tiga orang, kami sedang gali satu persatu, kami sedang dengar permasalahannya. Sekali lagi kami sangat tidak mentolerir itu namun kami kembali ingin adil dalam tindakan secara kepegawaian, apa sih yang sebetulnya terjadi supaya ini tuh betul-betul kami tidak gegabah gitu ya," kata Dasep. 

Selain memeriksa para karyawan yang terlibat, pihak Kawan Lama juga telah memanggil pihak keluarga karyawan yang menjadi korban. 

Diketahui sebelumnya, seorang karyawan perusahaan ternama di Indonesia diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh rekan kerjanya. Kronologis dugaan kasus itu diceritakan oleh suami korban dan viral di media sosial. 

"[Pelecehan] Istri saya mendapat pelecehan berupa chat di grup pertemanan kantornya. Cerita berawal saat istri diminta menjadi model foto produk kantornya," tulis Richo Pramono dalam unggahan di twitter dengan akun @jerangkah yang dikutip redaksi, Senin (15/8).  

Saat itu korban berinisial RA tengah menjadi model sukarela dalam memperkenalkan produk. Namun, saat sesi foto, ada salah seorang fotografi yang memotret bagian tubuh RA. Bagian tubuh itu pun menjadi bahan pembicaraan di WA Group.  

"Bukan hanya tidak ijin, foto tersebut diambil saat istri belum siap untuk memulai proses pemotretan. Masih fitting. Itu kenapa masih ada bra yg melekat di punggung. Beda dengan foto hasil yg digunakan unit bisnisnya," sambung Richo dalam unggahannya.[]