Marak Penyimpangan, DPRD Segera Bentuk Pansus Rusun

RMOL. Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Prabowo Soenirman mengatakan, dewan berencana membentuk panitia khusus (pansus) untuk mendalami maraknya warga Tionghoa asal Bagansiapiapi, Riau, ke rumah susun (Rusun) Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.


Menurut Prabowo, penempatan warga dari luar Jakarta yang tidak memiliki KTP DKI itu merupakan sebuah penyimpangan. Karena pembangunan 700 unit hunian di rusun itu seharusnya diperuntukkan untuk menampung warga miskin dan korban penggusuran asal Jakarta.

"Kami akan bentuk pansus untuk mendalami persoalan penyalahgunaan Rusun Kapuk Muara," kata Prabowo, Kamis (11/8).

Prabowo menuturkann, pansus ini sangat penting, guna mengungkap adanya permainan dari oknum-oknum di instansi terkait. Hal tersebut sekaligus untuk mencegah terulangnya penyimpangan dalam pengelolaan rusun di ibukota.

Diungkapkan Prabowo, pihaknya juga telah memanggil Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan Daerah, guna menjelaskan penyimpangan tersebut. Dalam pertemuan, Dinas Perumahan berjanji akan memperbaiki kinerjanya.

"Kita sudah panggil Dinas Perumahan dan mereka berjanji akan menata ulang," pungkas politisi Partai Gerindra ini. [prs]