Mengurangi Jumlah Penduduk Menganggur

Manusia silver/Net
Manusia silver/Net

MENJELANG masuk jalan tol darat, ada seorang wanita dewasa sebagai manusia berwarna perak atas semprotan pilox. Dia melakukan hormat sikap sempurna seperti sebuah patung di jalan protokol Kota Jakarta.

Yang kedua adalah seorang ibu muda menggendong bayi berusia di bawah tiga tahun. Ketiga adalah seorang wanita muda membawa sebuah gitar kecil.

Hanya dua dari tiga orang wanita tadi, yang memungut nafkah pada sebarisan mobil, yang hendak berbelok masuk ke jalan tol menuju Kota Jakarta. Itu adalah sebuah pilihan perjalanan kisah hidup demi memungut sedikit uang logam warna perak, atau uang kertas.

Mereka adalah sebagian kecil para pencari nafkah jalanan di sekitar lampu merah, yang disasar Dinas Sosial Pemda setempat untuk dilakukan pembinaan.

Tidak diketahui di mana para suami mereka. Dalam sebuah kesempatan yang berbeda, satu dari orang yang semacam itu berada dalam posisi sedang mencari suaminya yang telah lama pergi dari kampung untuk mencari nafkah, namun sudah berbulan-bulan telah pergi tidak kunjung pulang membawa nafkah ke rumah dan tanpa kabar berita.

Itu adalah sebagian fenomena dari gaya mencari nafkah untuk menyambung hidup dengan mengeksploitasi secara luar biasa tentang betapa kisah sedih sulitnya mencari pekerjaan.

Demikian sulitnya mencari pekerjaan formal. Sulitnya memperoleh nafkah yang layak dan dihormati oleh orang banyak pada umumnya.

Badan Pusat Statistik melaporkan sebanyak 8,4 juta orang sebagai pengangguran per februari 2022. Kemudian kejadian yang paling ditakutkan oleh para pekerja sektor formal adalah berubahnya status pekerjaan dari orang yang bekerja menjadi pengangguran.

Tidak mengherankan, apabila sebagian kecil dari anggota serikat pekerja rajin melakukan demonstrasi menolak kenaikan harga BBM.

Mereka yang bekerja berjumlah sebanyak 135,61 juta pekerja. Mereka tentu saja tidak sangat menginginkan istrinya membantu, bahkan terpaksa menjadi pencari nafkah rumah tangga sebagai wanita berbalut warna perak, penggendong batita, dan pendendang gitar tua, selain pilihan berlindung dalam perlindungan sementara dari jaring pengaman sosial lingkungan keluarga besar terdekat.

Pada sisi yang lain, terdapat penduduk yang kelebihan pekerjaan. Secara ekstrem dikenal istilah manajer semiliar rupiah. Mereka merangkap pekerjaan pada sangat banyak perusahaan besar.

Persoalannya adalah mereka yang secara ekstrim kelebihan sangat banyak pekerjaan itu sering gagal dalam mengubah orang yang menganggur menjadi mereka yang kelebihan pekerjaan. Sedemikian sulitnya mengajarkan secara sangat mudah dan berhasil.

Ini berlawanan dengan legenda patung bersikap sempurna menghormat, yang berhasil melatih teman-teman seperjuangannya bertempur menyambung nyawa melawan kelengkapan dan kecanggihan pasukan terlatih Jenderal Spoor dan Westerling periode perang kemerdekaan NKRI, tanpa memungut upah.[]

Penulis adalah peneliti Indef, juga pengajar Universitas Mercu Buana