Miliki IPM Tertinggi, Jakarta Siap Jadi Kota Ekonomi Pasca Tak Lagi IKN

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin/Ist
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin/Ist

DPRD DKI Jakarta baru saja mengikuti kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) ke tiga di tahun 2022 bagi pimpinan dan anggota dewan periode 2019-2024 di Semarang Jawa Tengah.


Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, menilai bimtek ini sangat spesial karena salah satu materi yang dibahas mengenai Jakarta pasca melepas status Ibu Kota Negara (IKN).

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyebutkan Jakarta telah siap menjadi pusat ekonomi dan bisnis setelah Ibu Kota Negara (IKN) resmi pindah ke Kalimantan.

“Bimtek kali ini sangat spesial karena membahas tentang Jakarta pasca ada UU (undang-undang) nomor 3 tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara. Dua tahun setalah IKN ditandatangani, maka Ibu Kota pindah ke Kalimantan Timur,” ujar Khoirudin seperti dikutip redaksi, Rabu (21/9).

Menurut politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, Jakarta dinilai sudah sangat siap menjadi kota ekonomi. Sebab Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2021 lalu mengungkapkan bahwa indeks pembangunan manusia (IPM) di Jakarta menjadi yang tertinggi.

“Artinya SDM (sumber daya manusia) kita sudah siap untuk menjadi kota khusus ekonomi. Hal ini juga karena Jakarta memang sudah menjadi pusat ekonomi sebelum merdeka,” ungkapnya.

Khoirudin berharap, dengan memiliki kekhususan dan menjadi Kota Ekonomi, maka pendapatan asli daerah (PAD) diyakini tidak akan menurun, meskipun Jakarta sudah tidak menyandang status Ibu Kota.

“Dampaknya akan sangat besar pada penghasilan daerah kita. Ini juga bisa meningkatkan pembangunan buat Jakarta,” harap Khoirudin.[]