Musim Hujan, Warga Diminta Waspada Demam Berdarah

Ilustrasi/net
Ilustrasi/net

Saat musim, bukan hanya potensi bencana alam yang harus diwaspadai. Namun juga ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) harus juga menjadi perhatian.


“Kita harus menyiagakan ancaman DBD saat fase musim hujan dari berkembangbiaknya jentik nyamuk, sehingga kebersihan lingkungan perlu lebih diperhatikan oleh masyarakat,” kata Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, M. Anwar seperti dikutip redaksi, Jumat (25/11).

Wali Kota juga mengingatkan akan kasus penularan Covid-19 Varian XBB yang diprediksi mengalami puncaknya pada Desember mendatang.

"Keduanya ini harus menjadi perhatian agar masyarakat Kota Jakarta Timur terhindar penularan. Protokol kesehatan hingga vaksinasi lengkap terus menjadi kunci menanggulangi penularan," imbuhnya.

Guna mengantisipasi merebaknya penyakit di musim penghujan seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Leptospirosis, masyarakat diminta disiplin menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta protokol kesehatan (prokes).

Sebelumnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI mengimbau masyarakat untuk siap siaga hadapi musim hujan.Terutama mengantisipasi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, pohon tumbang, angin kencang, hingga tanah longsor.

Kondisi cuaca ekstrem diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir tahun 2022, dan puncaknya diperkirakan akan terjadi pada bulan Januari-Februari 2023. []