Ongen Bantah Terima Gratifikasi Liburan ke AS

RMOL. Ketua Fraksi Partai Hanura DPRD DKI Jakarta, Muhamad Ongen Sangaji membantah dirinya telah menerima gratifikasi berupa liburan bersama keluarga ke Amerika Serikat yang dibiayai para pengembang 17 pulau reklamasi.


"Siapa yang ke Amerika? Aduh, boro-boro ke Amerika, ke Hongkong saja belum pernah. Paspor saya bisa lihat itu," kata Ongen, Selasa (12/4).

Menurut Ongen, semua keterangannya yang terkait dengan pembahasan serta pengesahan Raperda Zonasi Wilayah Laut dan Pulau Pulau Kecil dan Raperda Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta, Senin (11/4), sudah disampaikan kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ongen mengaku terakhir kali ke luar negeri pergi ke Singapura, tahun lalu. "Sumpah saya nggak bohong. Bohong kan dosa," cetusnya.

Nama Ongen termasuk dalam 20 nama anggota dewan penerima gratifikasi. Pesan berantai itu sendiri beredar tak lama setelah Ketua Komisi D, Mohamad Sanusi tertangkap tangan menerima suap reklamasi dari PT Agung Podomoro Land beberapa hari lalu.

Pemberian gratifikasi itu diyakini untuk memuluskan pembahasan serta pengesahan Raperda Zonasi Wilayah Laut dan Pulau Pulau Kecil dan Raperda Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta.

Bentuk gratifikasi yang mereka terima bermacam-macam, seperti liburan bersama keluarga ke Amerika Serikat, umrah bareng keluarga hingga mobil mewah Alphard.

Sementara anggota Dewan penerima gratifikasi antara lain berasal dari Fraksi PDIP, Partai Gerindra, PKS, PKB, Partai Demokrat, Partai Hanura dan Partai Nasdem. [prs]