Pelaku Pelecehan Seksual Anak Down Syndrome di Taman Sari Dituntut 12 Tahun Penjara

Ilustrasi/net
Ilustrasi/net

Kejaksaan Negeri Jakarta Barat menuntut pelaku pelecehan seksual terhadap anak berkebutuhan khusus (down syndrome) dengan pidana 12 tahun penjara.


Hal itu disampaikan salah seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang tuntutan yang digelar pada Rabu 19 Oktober 2022 dengan agenda pembacaan tuntutan terhadap terdakwa Duryanto Slamet dengan agenda Pembacaan Putusan. 

"Terdakwa memenuhi unsur-unsur yang didakwakan terhadapnya sehingga Jaksa Penuntut Umum dalam tuntutannya menuntut agar Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat Menjatuhkan Pidana Penjara terhadap terdakwa 12 (dua belas) tahun penjara dipotong masa tahanan dengan perintah terdakwa tetap ditahan, denda 500.000.000 (lima ratus juta rupiah) sub. 6 (enam) bulan kurungan," tulis Kasi Intel Kejari Jakarta Barat, Lingga Nuarie dalam keterangan tertulis, Selasa (25/10). 

Dalam Surat Dakwaan Terdakwa didakwa melakukan tindak pidana pencabulan sebagaimana diatur pada Pasal Pasal 82 ayat (1) jo Pasal 76E UU RI No.17 Tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UU RI No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. 

Seperti diketahui sebelumnya, HI (14) menjadi korban pelecehan seksual di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, Sabtu (14/6). 

I (48) ibu korban yang berprofesi sebagai penjual makanan mengaku terkejut saat mengetahui kemaluan anaknya sakit. 

"Kejadian  Sabtu sekitar jam 3 sore. Anak saya turun nangis, katanya itunya disakiitin. Mama ini dipegang-pegang terus ininya sakit," kata I kepada Kantor Berita RMOLJakarta, Selasa (17/5).  

I kemudian membawa anaknya ke rumah sakit untuk melakukan visum. Ternyata hasil visum diketahui I ada luka di bagian tubuh SI.  

"Dokternya bilang kemarin sobek itunya. agak merah di dalem," kata I.  

Dari pengakuan HI, pelaku pelecehan seksual tetangganya sendiri. Pelaku diketahui bekerja sebagai sopir. 

Dari hasil itu, korban didampingi warga lainnya kemudian melapor ke Polres Metro Jakarta Barat dengan nomor register LP/B/414/V/2022/SPKT/POLRES METRO JAKARTA BARAT/POLDA METRO JAYA per tanggal 14 Mei 2022. []