Pembunuh Sopir Taksi Online Dibekuk, Pelakunya Tiga Orang

Polda Metro Jaya menangkap tiga tersangka pembunuhan sopir taksi online, yakni AW (19), E (24) dan D (18)/Net 
Polda Metro Jaya menangkap tiga tersangka pembunuhan sopir taksi online, yakni AW (19), E (24) dan D (18)/Net 

Seorang sopir taksi online berinisial ADR (26) dibunuh dan mayatnya dibuang di area Banjir Kanal Timur (BKT), Jakarta Timur. Peristiwa itu terjadi pada 4 Oktober 2022 sekitar pukul 03.10 WIB di sekitar area pergudangan Marunda, Jakarta Utara.


Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan mengatakan, pihaknya sudah menangkap tiga tersangka terkait pembunuhan tersebut. Ketiga tersangka berinisial AW (19), E (24) dan D (18). 

Modus yang dilakukan ketiga tersangka dengan memesan taksi online dari salah seorang saksi berinisial E. 

Komplotan pelaku mengaku baterai handphone mereka habis untuk memesan taksi online. 

Saat naik taksi online, AW duduk di samping sopir sementara pelaku lainnya berada di bangku belakang. 

Di tengah jalan, AW langsung menusuk korban berkali-kali menggunakan pisau. Sementara dua pelaku lain memegangi korban.

"Di tempat yang sepi, jauh dari pemukiman, korban dianiaya sampai meninggal dunia," kata Zulpan, Senin (17/10).

Setelah memastikan ADR meninggal, AW kemudian mengambil alih kemudi dan membuang jasad korban di Kanal Banjir Timur, Jakarta Timur, pada Selasa (4/10). 

Mayat korban ditemukan di perairan Muara Tawar, Taruma Jaya, Bekasi pada Rabu (5/10). 

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti diantaranya mobil Toyota Rush warna putih milik ADR dengan Nomor Polisi B 2232 SXD, 

Satu buah pisau karambit, dua lembar karpet mobil yang penuh bercak darah, serta pakaian yang digunakan tersangka, berikut ponsel milik pelaku. 

Ketiga tersangka dijerat Pasal 365 ayat 4 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman hukuman mati atau pidana seumur hidup atau penjara minimal 20 tahun. []