Pemkot Jakut Minta Ormas dan LSM Tak Beraktivitas di Lokasi Penggusuran Pasar Ikan

RMOL. Pelaksana tugas Wali Kota Jakarta Utara Wahyu Haryadi mengimbau kepada organisasi kemasyarakatan (ormas), organisasi sosial dan lembaga swadaya masyarakat (LSM), untuk tidak beraktivitas di Pasar Ikan, pasca penertiban.


Hal tersebut disampaikan Wahyu saat diminta tanggapannya mengenai munculnya kembali tenda di atas lahan bekas penertiban di Pasar Ikan.

"Untuk yang tenda-tenda Pemkot mengimbau agar ormas, orsos (organisasi sosial) dan LSM tidak melakukan aktivitas di areal Pasar Ikan," kata Wahyu, Selasa (10/5).

Wahyu berharap, satuan perangkat kerja daerah (SKPD) terkait, yang nantinya melaksanakan kegiatan di lokasi bekas penertiban di Pasar Ikan dapat segera terjun untuk mengerjakan kegiatannya.

"Mudah-mudahan, karena sedang proses," ujar Wahyu.

Namun, ia belum menjelaskan SKPD mana yang bakal melakukan kegiatan pasca penertiban. Pihaknya menurutnya sedang berkoordinasi terkait pasca penertiban di Pasar Ikan ini.

"Pemkot Jakarta Utara sedang mengkoordinasikan agar adanya percepatan kegiatan dari SKPD terkait pascanya," ujar Wahyu.

Sebelumnya, kemunculan tenda itu dijadikan warga sebagai tempat untuk bertahan di lokasi bekas penertiban di Pasar Ikan. Selain dibangunnya tenda, dibangun pula sebuah tempat ibadah baru, yang semi permanen.

Sebagian tenda itu bahkan disebut ditempati lagi warga yang sudah mengambil rusun. Warga dari rusun kembali ke tenda disebut karena lokasi rusun yang jauh ke Pasar Ikan untuk melaut. [prs]