Pemprov DKI Diizinkan Suntik Polio Dua Kali Pada Bayi

Ilustrasi/net
Ilustrasi/net

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diizinkan Kementerian Kesehatan RI untuk memberikan suntikan polio (IPV) sebanyak dua kali pada bayi. Suntikan dilakukan saat bayi berusia empat dan sembilan bulan.


"Rencananya tahun 2023 pemberian IPV 2 kali ini akan dilakukan di seluruh Provinsi di Indonesia," kata Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Ngabila Salama, Jumat (2/12).

Selain Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Banten dan Jawa Barat juga diizinkan melakukan imunisasi polio dua kali kepada bayi. Program Pemerintah ini diberikan secara cuma-cuma alias gratis.

Adapun program imunisasi polio tetes (bOPV) diberikan empat kali pada usia satu, dua, tiga, dan empat bulan.

Dengan pemberian imunisasi anak yang teratur akan bisa menghindari dari berbagai penyakit menular yang dapat dicegah dengan imunisasi, seperti TBC, hepatitis B, polio, campak, rubella, difteri, pertusis, tetanus, pneumonia, dan lain-lain.

"Mari bersama wujudkan Imunisasi Lengkap, Indonesia Sehat," demikian Ngabila.[]