Pengemudi Pajero Sunda Nusantara Ngaku Seorang Jenderal saat Ditilang

Mobil berplat nomor aneh/Ist
Mobil berplat nomor aneh/Ist

Ada-ada saja tingkah laku RK pengendara mobil Pajero Sport berwarna hitam dengan nomor polisi aneh SN 45 RSD.


Saat diamankan, RK mengaku kepada Polantas sebagai Jenderal Kekaisaran Sunda Nusantara, bahkan saat dilakukan penindakan, RK justru mengeluarkan SIM dan STNK Kekaisaran Sunda Nusantara.

"Ketika dilakukan pemeriksaan kepada pengemudi, maka ditemukan berbagai kartu identitas yang dikeluarkan oleh negara kekaisaran Sunda Nusantara. Yang bersangkutan ini mengaku bagian dari seorang jenderal kekaisaran Sunda Nusantara dan merupakan bagian anggota," kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan, Rabu (5/5).

Padahal, RK ini sebetulnya memiliki SIM A sesuai dengan ketentuan dari Korlantas Polri. Hanya saja, RK tidak mau menunjukan SIM A tersebut.

Akhirnya oleh anggota polisi dilakukan penilangan.

"Melanggar Pasal 288 ayat 1 UU LLAJ keduanya, diancaman 2 bulan dan denda Rp, 500ribu," kata Sambodo.

Diberitakan sebelumnya, satu unit mobil Mitsubishi Pajero Sport berwarna hitam nekat melintas di Tol Cawang, Jakarta Timur dengan menggunakan plat nomor palsu.

Tak seperti biasanya, plat nomor berlatar belakang warna biru dengan tulisan huruf  SN 45 RSD rupanya palsu atau tidak terdaftar.

Polisi pun segera menindak dan memberikan sanksi tilang kepada pengemudi.

Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Akmal mengatakan pengemudi terjaring petugas sekira pukul 11.00 WIB. Kepada polisi, pengemudi mengaku hendak pergi ke Bogor untuk menjemput keluarganya. []