Penggusuran Kampung Luar Batang akan Kaburkan Sejarah Sunda Kelapa


/>RMOL.Pengamat Geopolitik Indonesia dari Global Future Institute (GFI), Hendrajit menyebutkan, penggusuran kawasan Pasar Ikan, Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, merupakan upaya Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama
(Ahok) untuk menghilangkan atau mengaburkan sejarah Sunda Kelapa.

"Bukan semata penggusuran Pasar Ikan yang bikin saya gelisah. Namun ada kesan kuat adanya aksi berstrategi, terencana dan terprogram untuk menghilangkan ingatan sejarah  geopolitik Sunda Kelapa, asal muasalnya Kota Jakarta," kata Hendrajit melalui siaran persnya, Rabu (13/4).

Menurut Hendrajit, akar dari nihilisme modern dan materialisme adalah upaya despiritualisasi atas semua aspek kehidupan.

"Penggusuran yang dilakukan oleh Pemprov DKI merupakan salah satu bukti nyata telah terjadi despiritualisasi agama yang kemudian membawa dampak dalam pengambilan kebijakan strategis, baik di tingkat pusat maupun daerah," ujar Hendrajit.

Selain itu, kata Hendrajit, dalam penggusuran ini rakyat kecil menjadi korban sekaligus tumbal kepentingan kapitalisme.

Masih soal pengaburan sejarah, Hendrajit mengutip penjelasan sejaraheam Swedia,  Juri Lina. Jika ingin menaklukkan sebuah negeri tak perlu melalui operasi militer, cukup lakukan tiga hal. Pertama, kaburkan sejarahnya.

Kedua, hancurkan bukti-bukti sejarahnya agar tak bisa dibuktikan kebenarannya. Dan ketiga, putuskan hubungan mereka dengan leluhurnya, lalu katakan bahwa leluhurnya bodoh dan primitif.

"Jadi menurut saya, penggusuran wilayah yang bermukim 352 kepala keluarga di atas lahah 3,3 hektare itu merupakan prakondisi untuk memusnahkan ingatan sejarah," pungkas Hendrajit. [dka]