PLN Garansi Pasokan Energi untuk Formula E Tanpa Kedip

Sirkuit Formula E di Ancol, Jakarta Utara/Ist
Sirkuit Formula E di Ancol, Jakarta Utara/Ist

General Manager PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) melalui PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (UID Jaya), Doddy B Pangaribuan memastikan pasokan listrik untuk ajang balap mobil listrik Formula E ramah lingkungan. 


Pasokan energi ini berasal dari listrik hijau ramah lingkungan dan bebas polusi udara dan suara yang telah tersertifikasi Renewable Energy Certificate (REC).

Hal ini disampaikan Doddy saat melakukan pengecekan akhir terhadap progres pembangunan gardu listrik dengan kapasitas daya 20 MVA (Mega Volt Ampere) yang ada di area sirkuit. Serta, saluran kabel tegangan menengah (SKTM) yang telah digelar sepanjang 6,8 kilometer sirkuit (kms).

“Melalui REC, kami memastikan energi yang digunakan berasal dari pembangkit listrik berbasis energi terbarukan (EBT) yang diaudit oleh sistem tracking internasional, APX TIGRs yang berlokasi di California, Amerika Serikat (AS),” kata Doddy dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/5).

Menurut Doddy, pembangunan gardu sudah 90 persen dan rencananya selesai 100 persen pada 25 Mei 2022.

 Dikatakan Doddy, daya listrik yang dibutuhkan dalam ajang balap mobil listrik tersebut hanya sebesar 7 MVA. Sehingga, kapasitas yang ada lebih dari yang dibutuhkan.

Dengan begitu, penyelenggara Formula E dapat membuktikan eksistensinya dalam mengurangi emisi karbon yakni dengan menggunakan energi yang berasal dari pembangkit EBT di Indonesia.

Doddy mengatakan, total investasi untuk memenuhi kebutuhan listrik Formula E mencapai Rp7 miliar. Ia pun menegaskan, dalam hal keandalan listrik, pihaknya sudah menyiapkan empat lapis pasokan listrik. Sehingga, pasokan energi untuk Formula E dipastikan tanpa kedip.

“Termasuk, menggunakan Uninterruptible Power Supply (UPS) yang dapat menjamin listrik tanpa kedip,” kata Doddy.

Dalam hal penggunaan energi ramah lingkungan, Doddy mengatakan hal ini sejalan dengan program Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI, yaitu “Jakarta Langit Biru” untuk mendukung terciptanya udara bersih di Jakarta. 

Di mana, target Jakarta menjadi kota nol emisi pada 2050, dimulai dengan transportasi bebas emisi, berkelanjutan dan sistem transportasi terintegrasi. Karena itu, penyelenggaraan Formula E ini juga bertujuan untuk mengkampanyekan udara bersih Jakarta.

“Kami siap mendukung penyelenggaraan Formula E dengan energi ramah lingkungan, bebas polusi udara dan suara dari produk energi terbarukan,” demikian Doddy. []