POB Minta Anies Nonaktifkan Yusmada Dari Kadis SDA DKI

Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Yusmada Faizal/Net
Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Yusmada Faizal/Net

Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Yusmada Faizal beberapa waktu lalu dipanggil Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta untuk dimintai keterangan terkait dugaan kasus korupsi pengadaan alat berat Dinas Bina Marga DKI Jakarta tahun anggaran 2015.


Menyikapi hal ini, Ketua Umum Perkumpulan Orang Betawi (POB), Matadi mendesak Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk segera menonaktifkan Yusmada dari jabatannya saat ini sebagai Kadis Sumber Daya Air (SDA) DKI. 

"Segera dinonaktifkan atau dicopot, agar pemeriksaan lebih lancar tanpa campur tangan pihak lain," kata Matadi lewat keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa (4/5).

"Jangan sampai Yusmada punya kekuasaan yang mampu menghilangkan alat bukti," sambungnya. 

Sebelumnya, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Ashari Syam membenarkan surat pemanggilan dengan nomor SP.248/M.1.5/Fd.1/04/2021 tersebut sebagai pemanggilan kepada Yusmada Faizal. 

Penyelidikan terhadap Yusmada dilakukan berdasarkan temuan BPK Perwakilan Jakarta dengan indikasi Kerugian Daerah senilai Rp.13.432.155.000.

Yusmada sendiri bukan sosok baru di Pemprov DKI. Ia sempat menjabat sebagai Kepala Dinas Bina Marga pada era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Bahkan Ahok sempat memuji kinerja Yusmada karena dinilai memiliki kinerja yang baik. Salah satunya karena dianggap sukses membangun Simpang Susun Semanggi tanpa menggunakan dana APBD.[]