Polisi Duga Begal Petugas SPBU dan Juragan Beras Satu Komplotan

RMOL. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Martinus Sitompul mengatakan, ada dugaan kuat bahwa pelaku perampokan karyawan SPBU Ciracas dan pembunuhan juragan beras itu merupakan anggota komplotan begal yang sama.


Namun, menurutnya, sejauh ini kedua pelaku belum mengaku terlibat dalam kawanan rampok yang beraksi pada Sabtu kemarin

"Penyidik masih mendalami apakah mereka juga membegal juragan beras. Sejauh ini mereka belum mengaku," kata Martinus di Mapolda Metro Jaya, Selasa (24/3).

Alasan pertama, kata Martinus, kasus perampokan ini sama-sama terjadi di wilayah Ciracas. Kedua, umumnya pembegal mengincar motor. Ketiga, pelaku sama-sama mengeksekusi korbannya dengan senjata api dan senjata tajam.

"Namun dalam dua kasus ini, begal mengincar uang dalam tas yang dibawa korban," imbuhnya.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Timur telah menangkap 2 dari 4 pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) atau begal yang melukai seorang petugas stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Ciracas pada Februari lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Martinus Sitompul menuturkan, kedua pelaku itu hingga kini masih menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Jakarta Timur.
 
"Para pelaku ditangkap pada malam tadi (Senin 23 Maret). Kedua tersangka ditangkap di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Mereka ditangkap atas kasus 365 karyawan SPBU di Ciracas pada sebulan lalu," kata Martinus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (24/3). [prs]