Polisi Pastikan Granat yang Meledak di Cilincing Cuma Timbulkan Efek Kejut

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan/Net
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan/Net

Polda Metro Jaya memastikan granat jenis flashbang yang meledak usai ditemukan warga Jalan Tipar Timur, RT 08 RW 04 Kelurahan Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, merupakan perlengkapan latihan yang tidak berbahaya.


"Benda tersebut adalah adalah properti latihan, tidak berbahaya. Membutuhkan ahli dalam pengoperasiannya yang berfungsi mengeluarkan suara ledakan, cahaya dan asap putih, hanya menimbulkan efek kejut," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes  Endra Zulpan kepada wartawan, Rabu (28/9).

Usai mendapatkan laporan kejadian tersebut, Zulpan mengatakan, tim Brimob yang dipimpin langsung oleh Iptu Febyan selaku komandan pengendali latihan, segara mendatangi rumah yang menemukan granat untuk mengambil dan mengamankan flashbang tersebut.

Zulpan mengungkapkan granat jenis flashbang tersebut ditemukan oleh Rahmat (19) warga asal Semper Barat, Jakarta Utara.

Flashbang tersebut ditemukan salah satu warga di lokasi latihan Brimob Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cakung, pada Rabu pagi.

Warga yang menemukan benda tersebut membawa pulang ke rumah kontrakan di Semper Barat dan hendak dijual ke pedagang asongan.

Warga yang menemukan flashbang tersebut sempat mengutak-atik granat hingga akhirnya meledak.

Padahal flashbang tersebut mempunyai dua fitur pengaman berupa pin dan "safety ring" sehingga tidak akan meledak kecuali kunci pengaman tersebut dicabut.

Meski demikian, granat flashbang tersebut hanya berfungsi menimbulkan efek kejut, sehingga Rahmat hanya mengalami luka ringan.

"Saudara Rahmat, selaku penemu, hanya mengalami luka ringan di kaki kanan dan tangan kiri," demikian Zulpan. []