Polisi Sebut RA Bisnis Tanpa Situs, Hanya Mulut ke Mulut

RMOL. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Audie Latuheru mengatakan, mucikari RA dalam menjalankan bisnis prostitusi class dengan tarif berkisar dari Rp 80-200 juta untuk sekali layanan, tidak melalui situs maupun media sosial.


"Nggak ada situs, hanya lewat BBM, whatsapp dan SMS (untuk transaksi)," jelas Audie di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Minggu (10/5).

Audie menjelaskan, RA yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka sangat menjaga kerahasiaan dari bisnis maupun identitas PSK-PSKnya. Sehingga ia melakukan pemasaran bisnisnya hanya dari mulut ke mulut saja .

"(Bisnisnya besar) dari mulut ke mulut, dari kenalan ke kenalan, dari situ bisnisnya mulai besar," kata Audie.

Lebih jauh, Audie mengatakan, RA yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan itu hanya bermodalkan HP untuk menunjukkan para PSK-nya. Tidak seperti prostitusi online, RA tidak menyediakan katalog perempuan-perempuan cantik.

"Oh nggak (ada katalog). Dia punya foto di HP, dikirim ke calon pelanggan," pungkas Audie. [prs]