Polisi Stop Kasus Kerumunan Raffi Ahmad

Raffi Ahmad/Net
Raffi Ahmad/Net

Polda Metro Jaya menghentikan penyelidikan kasus kerumunan dalam acara ulang tahun di kediaman Sean Gelael yang dihadiri beberapa artis, mulai dari Raffi Ahmad hingga mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama atau Ahok.


Keputusan ini dikeluarkan usai penyidik melakukan gelar perkara di kediaman Sean Galael.

"Tapi karena situasi pandemi Covid-19 tidak dilakukan acara tersebut, tapi ada teman-teman dekatnya memang spontanitas datang tanpa diundang berjumlah 18 orang. Yang biasanya hal itu muat sekitar 300, sehingga alasan yuridis pada pasal 93 jo pasal 9 UU nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan ini berdasarkan hasil gelar perkara itu tidak terpenuhi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi Kamis (21/1).

Selain karena spontanitas, Yusri juga menyebut acara itu hanya dihadiri 18 orang sementara kapasitas ruangan mampu menampung ratusan orang.

Bahkan para tamu yang datang telah melakukan test swab dan hasilnya negatif Covid-19.

 "Mereka juga datang secara spontanitas alias tanpa undangan," kata Yusri. 

Seperti diketahui, kerumunan acara ulang tahun terjadi di rumah pengusaha Sean di Jakarta Selatan pada Rabu (13/1) malam.

Sejumlah publik figur hadir dalam acara tersebut, seperti Raffi Ahmad, Nagita Slavina, Gading Marten, Anya Geraldine, Uus, Sean Gelael, hingga Ahok.

Dalam video yang tersebar, mereka nampak berkumpul, bernyanyi satu sama lain tanpa menerapkan protokol kesehatan.

Usai video tersebar di media sosial, banyak pihak langsung melayangkan protes. Terlebih Raffi Ahmad juga baru terpilih menjadi penerima vaksin Covid-19 di Istana Merdeka bersama Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Panglima TNI Marsekal, dan Kapolri.

Raffi dipilih dalam menerima vaksin gelombang pertama itu sebagai perwakilan dari golongan anak muda Indonesia.

Tak lama kemudian Raffi meminta maaf dan mengakui kesalahannya. "Saya minta maaf kepada Jokowi, seluruh staf di Kementerian Sekretariat, dan seluruh masyarakat," kata Raffi.[]