Polisi Usut Kasus Tabrak Lari yang Menimpa Wartawan Elshinta

Wartawan Radio Elshinta bernama Eddy Suroso menjadi korban tabrak lari di kawasan Fly Over Kuningan, Jakarta Selatan/RMOLJakarta
Wartawan Radio Elshinta bernama Eddy Suroso menjadi korban tabrak lari di kawasan Fly Over Kuningan, Jakarta Selatan/RMOLJakarta

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengusut kasus tabrak lari yang menimpa wartawan Radio Elshinta bernama Eddy Suroso di kawasan Flyover Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (26/5). 


Kepala Seksi Kecelakaan Dub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum (Subdit Bin Gakkum) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas Polda Metro Jaya), Kompol Edy menyebut pengusutan ini berdasar dari nomor pelat kendaraan yang diduga terlibat kecelakaan dan tertinggal di lokasi. 

"Plat nomor polisi milik siapa. Ini kami selidiki," kata Edy kepada wartawan, Kamis (26/5). 

Selain pelat nomor, polisi juga menggali keterangan dari beberapa orang saksi yang ada di lokasi kejadian termasuk saksi dari pihak pelapor, Eddy Suroso.  

"Kami cek TKP dan juga periksa saksi. Apakah saksi melihat dan sebagainya, penyidik akan kasih tahu ke yang bersangkutan," ucap Edy. 

Seperti diketahui, wartawan Radio Elshinta bernama Eddy Suroso menjadi korban tabrak lari di kawasan Fly Over Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (26/5) dini hari. 

Kecelakaan terjadi saat Eddy hendak pulang ke rumah usai Liputan di Polda Metro Jaya. Eddy saat itu mengendarai sepeda motor dari arah Fly Over Kuningan menuju ke Jalan Pancoran, Jakarta Selatan. 

"Kejadian sekitar jam 03.00 di Fly Over Kuningan. Saat itu saya sedang menyalip mobil," kata Eddy kepada wartawan di Kantor Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (26/5). 

Eddy pun terjatuh dan akibat kejadian itu, Eddy mengalami luka-luka pada bagian wajah tangan dan kaki. 

"Saya langsung ditolong pengguna jalan lain dan langsung dibawa ke rumah. Orang bilang saya ditabrak mobil dari belakang," kata Eddy. 

Akibat kejadian ini, Eddy telah membuat laporan di Subdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya. Laporan tercatat dengan nomor: LP/A//33-L/V/TUK 7.2.3/2022/Dit.Lantas.[]