Polres Jakbar Musnahkan Barang Bukti Narkoba Rp 131 Miliar

Pemusnahan barang bukti narkoba berupa 60,72 kilogram sabu dan 101 ribu butir ekstasi di halaman Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (26/10)/RMOLJakarta
Pemusnahan barang bukti narkoba berupa 60,72 kilogram sabu dan 101 ribu butir ekstasi di halaman Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (26/10)/RMOLJakarta

Polres Metro Jakarta Barat memusnahkan barang bukti narkoba berupa 60,72 kilogram sabu dan 101 ribu butir ekstasi di halaman Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (26/10). 


Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pasma Royce mengatakan, pemusnahan barang bukti narkoba dilakukan secara manual dengan memasukan sabu di dalam ember yang diisi air aki. 

"Sabu kita larutkan di wadah besar, ada tiga wadah dengan campuran air dan aki akan kita aduk,” kata Pasma kepada wartawan.

Menurut Pasma, barang bukti yang dimusnahkan senilai Rp 131 miliar. Menurutnya, pemusnahan ini  merupakan komitmen pihak kepolisian berperang melawan narkoba.

Barang bukti narkoba yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan mulai Juli hingga Oktober 2022 sebanyak empat kasus. 

Pertama, pengungkapan pada 2 Agustus 2022 dengan lokasi Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Riau, dengan barang bukti sebanyak 101 ribu butir ekstasi dan dua paket sabu dengan berat 70 gram 

Pengungkapan kedua masih di kawasan Riau dengan barang bukti yang diamankan 44 kilogram sabu  pada 8 Agustus 2022. 

Kasus ketiga, pengungkapan pada 30 September 2022 dengan lokasi di Kecamatan Tajur Halang, Bogor dengan tersangka UK.

"Barang bukti 7 paket sabu dengan berat 6,6 kilogram, modus disimpan di dalam rumah. Ini jaringan antar kota antar provinsi," kata Pasma. 

Kasus terakhir pada 5 Oktober 2022, dimana penyidik mengungkap 10,3 kilogram paket sabu dari Beringin Aceh Utara, dengan modus barang bukti dimasukan ke dalam karung dan dipendam di tanah perkebunan.

"Kasus ini jaringan internasional Malaysia, Aceh dan Jakarta," demikian Pasma. []