Polres Serang Tetapkan Perakit Mobil Odong-Odong Maut jadi Tersangka

Penampakan Odong-Odong Maut yang Ditabrak Kereta di Serang/Ist
Penampakan Odong-Odong Maut yang Ditabrak Kereta di Serang/Ist

Satreskrim Polres Serang menetapkan pria berinisial MN (47) sebagai tersangka dalam kasus tabrakan maut mobil odong-odong dengan kereta di Serang, Banten, Selasa (26/7). MN sendiri berperan sebagai perakit odong-odong.


"Penyidik Satlantas Polres Serang melakukan gelar perkara dan menetapkan perakit odong-odong inisial MN sebagai tersangka peristiwa tersebut," kata Kasi Humas Polres Serang Iptu Dedi Djumhaedi pada Jumat (12/8). 

MN dijerat Pasal 227 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman 1 tahun penjara atau denda Rp 24 juta. Tapi, tersangka tidak dilakukan penahanan oleh penyidik. 

"Terhadap MN tidak dilakukan penahanan," tambah Dedi. 

Selain MN, polisi juga telah menetapkan satu tersangka lainnya yakni sopir mobil dengan inisial JL (27). 

Awal mula kecelakaan terjadi saat 20 orang penumpang terdiri dari anak dan orang dewasa pergi menuju Kampung Cibetik dengan melewati Desa Silebu - Desa Sukajadi-Desa Sentul dan kembali ke Kampung Cibetik.  

Kemudian, sesampainya di rel kereta tanpa palang pintu di Kampung Silebu, tiba-tiba kereta datang dari arah Serang - Rangkasbitung dan langsung menabrak bagian belakang samping kiri mobil odong-odong yang dikendarai oleh JL. 

Saat kejadian, sopir membawa 33 penumpang dan berjalan sambil mendengar musik dengan suara keras. Diduga kecelakaan akibat kelalaian sopir saat melintas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu.[]