Prasetio Minta Walikota Jangan Jadi Kacung Pengembang

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi/lst
Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi/lst

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan baru saja melantik Walikota Kota Jakarta Selatan, Munjirin dan Walikota Kota Jakarta Barat, Yani Wahyu Purwoko.


Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengucapkan selamat kepada para Walikota terpilih dan meminta tetap menjadi garda terdepan dalam pelayanan publik. 

"Pesan saya satu, jangan sampai jadi kacung pengembang," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (13/10). 

Menurut politikus PDI Perjuangan itu, dua kota administrasi ini memiliki persoalan yang hampir sama yakni masalah kewajiban pengembang untuk menyerahkan fasilitas sosial (Fasos) dan fasilitas umum (Fasum) kepada Pemprov DKI Jakarta.

Apalagi Pemprov DKI Jakarta telah memiliki Perda Nomor 7 Tahun 2012 tentang Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum. 

Aturan tersebut juga telah diperkuat dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 12 Tahun 2020 tentang Mekanisme Penyerahan Kewajiban dari Pemegang Izin dan Non-Izin sebagai penyempurna atas Peraturan Gubernur Nomor 228 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Keputusan Gubernur Nomor 41 tahun 2001 tentang Tata Cara Penerimaan Kewajiban Dari Para Pemegang SIPPT Kepada Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

"Itu aset yang bisa menjadi pendapatan daerah bos. Makanya jabatan Walikota itu ujian, mau membela warga apa pengusaha," ungkapnya

Terlebih persoalan aset di Pemprov DKI Jakarta, lanjut Pras, kerap bermasalah dan selalu menjadi sorotan dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)

“Ini yang harus diberesin. Pengembang besar-besar memang, tapi kita jangan takut karena kita taat konstitusi,” tandas Pras.[]