Reklamasi Pantai Utara Jakarta Tidak Boleh Korbankan Lingkungan

SECARA mengejutkan pada tanggal 23 Desember 2014 Gubernur DKI Jakarta Ahok menerbitkan Keputusan Gubernur Nomor 2238 Tahun 2014 yakni memberikan izin reklamasi kepada PT Muara Wisesa Samudra.


Perusahaan ini merupakan anak perusahaan grup Agung Podomoro Land (APL) dan diberi izin melakukan reklamasi laut seluas 161 hektare, melingkupi 17 pulau, di Pantai Muara Karang, Pluit, Jakarta Utara.

Hal tersebut adalah bagaikan petir di siang bolong dimana sang Gubernur tengah menghadapi hujatan dan sindiran juga kritikan dari dalam maupun luar yang datang tak henti-hentinya dan silih berganti.  

Namun hakekat sejatinya, pemimpin sekelas kota megapolitan Jakarta memang harus memiliki suatu terobosan yang spektakuler mengingat Jakarta adalah miniatur Indonesia.

Singkatnya, reklamasi tidak boleh mengorbankan lingkungan baik yang bersifat fisik maupun psikis, karena banyak yang harus ditinggalkan sebagai warisan untuk generasi mendatang. Ke depan, Indonesia harus jauh lebih baik lagi.

Oleh Denny Agiel Prasetyo, Wasekjen DPP Banteng Indonesia