Rekor Tertinggi, Jersey "Gol Tangan Tuhan" Maradona Terjual Rp 127,5 M

Jersey Maradona yang dipakai melawan Inggris di Piala Dunia 1986 laku lebih dari Rp 127 miliar/Net
Jersey Maradona yang dipakai melawan Inggris di Piala Dunia 1986 laku lebih dari Rp 127 miliar/Net

Nama Diego Maradona rasanya tak akan mudah dilupakan pencinta sepak bola dunia meski sang legenda besar itu telah tiada. Faktanya, jersey Timnas Argentina yang dipakai mendiang Maradona di Piala Dunia 1986 laku terjual Rp 127,5 miliar! dalam sebuah pelelangan.


Seperti dilaporkan Guardian, jersey tersebut memang jersey yang dipakai Maradona dalam laga perempatfinal PD 1986 melawan Inggris, yang berakhir 2-1 untuk kemenangan Tim Tango. Maradona mencetak dua gol spetakuler dalam laga itu, salah satunya dikenal sebagai "gol tangan Tuhan".

Usai laga di Stadion Azteca, Mexico City pada 22 Juni tersebut, Maradona bertukar jersey dengan salah satu pemain Inggris, Steve Hodge di lorong menuju ruang ganti. Eks pemain Aston Villa itu pun tak pernah melepaskan jersey tersebut kepada orang lain.

Adalah National Football Museum di Manchester yang meminjam jersey tersebut selama 2 dekade terakhir sebagai koleksi untuk dipamerkan. Sewaktu Maradona wafat pada November 2020, Hodge sempat berkata tak akan menjual jersey tersebut.

Ia bahkan mengaku sering 'diganggu' oleh orang-orang yang ingin membeli jersey tersebut. Namun pada April lalu, pria 59 tahun itu akhirnya luluh, bersedia menjualnya lewat rumah lelang Sotheby's.

Dalam acara lelang, pada Rabu waktu setempat (4/5), jersey Maradona itu akhirnya terjual dengan nilai fantastis, mencapai 7.142.500 poundsterling. Hampir menyentuh Rp 127,5 miliar dengan kurs 1 poundsterling = Rp 17,853.50. Sayang, siapa pemilik jersey tersebut tak dibocorkan kepada publik.

Angka tersebut menjadi rekor penjualan tertinggi untuk sebuah jersey olahraga yang pernah dipakai dalam sebuah pertandingan. Padahal, rumah lelang Sotheby's mengestimasi jersey itu akan terjual di kisaran 4-6 juta poundsterling saja.

"Jersey bersejarah ini adalah pengingat dari sebuah momen penting. Tak cuma dalam sejarah dunia olahraga, namun juga sejarah abad ke-20 secara keseluruhan," ujar Brahm Wachter selaku perwakilan Sotheby's.

Sebelumnya, keluarga mendiang Maradona sempat mengatakan bahwa jersey yang dimiliki oleh Hodge bukanlah jersey yang dipakai pada laga melawan Inggris. Namun hal tersebut dibantah oleh pihak Sotheby's yang melakukan pengecekan.

Selain itu, semasa hidup Maradona juga pernah mengaku memberikan jersey-nya kepada Hodge seusai laga tersebut kontroversial itu, memperkuat dugaan bahwa jersey yang dilelang memang asli. []