Relawan Projofs Kecam Benny Ramdhani soal Minta Izin Tempur ke Jokowi: Bisa Memecah Belah Anak Bangsa

Pendiri sekaligus mantan Ketua Umum Relawan Pro Jokowi Flobamora Surabaya (Projofs), Fridrik Makanlehi/Ist
Pendiri sekaligus mantan Ketua Umum Relawan Pro Jokowi Flobamora Surabaya (Projofs), Fridrik Makanlehi/Ist

Pendiri sekaligus mantan Ketua Umum Relawan Pro Jokowi Flobamora Surabaya (Projofs), Fridrik Makanlehi mengecam keras pernyataan Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani soal permintaan izin ke Presiden Joko Widodo untuk bertempur melawa para pihak yang menyerang pemerintah.


Fridrik yang sering dipanggil Fritz Alor Boy ini mengatakan, pernyataan Benny Rhamdani dapat menciptakan dan dapat menimbulkan konflik sesama anak bangsa.

"Saya sebagai anak muda Indonesia, menginginkan Indonesia damai dan aman terus. Karena itu, saya siap menantang Pak Benny," kata Fritz Alor Boy dalam keterangannya, Kamis (1/12).

Fritz Alor Boy menilai pernyataan Benny juga sangat berbahaya bagi keutuhan bangsa yang sedang bangkit pasca dihantam pandemi Covid-19.

"Lantas dia mau tempur atau lawan  siapa? Mau lawan kami, anak muda atau sama siapa? Menggunakan tangan besi untuk bertempur dengan orang lain, memangnya Pak Benny bisa menang. Saya tunggu aja dia,” kata Fritz Alor Boy.

Fritz Alor Boy meminta pemerintah maupu Benny tidak alergi dengan kritikan-kritikan yang masuk. 

"Sebab ini negara demokrasi dan negara hukum. Siapa saja punya hak untuk mengkritik bangsa. Jika ada yang salah dari kritikan-kritikan orang lain ke pemerintah maka penegak hukum segara proses aja," kata Fritz Alor Boy.

Dalam video yang beredar, Benny meminta Jokowi bertindak tegas, menempuh jalur hukum terhadap pihak-pihak yang kontra pada pemerintah.

Jika langkah itu tak ditempuh, Benny mengancam relawan Jokowi bakal turun ke lapangan untuk menandingi pihak-pihak yang kontra pada pemerintah.

"Kita gemes, Pak, ingin melawan mereka. Kalau mau tempur lapangan, kita lebih banyak. Kalau Bapak enggak mengizinkan kita tempur di lapangan melawan mereka maka penegakan hukum yang harus," kata Benny dalam sebuah video yang tersebar.

“Karena ketika tidak, kami hilang kesabaran ya sudah kita yang melawan mereka di lapangan,” sambungnya. []