Rempuni Deklarasi Dukung Puan Jadi Calon Presiden

Relawan Mbak  Puan untuk Indonesia (Rempuni)/Ist
Relawan Mbak  Puan untuk Indonesia (Rempuni)/Ist

Dorongan agar Puan Maharani ditetapkan menjadi calon presiden (capres) PDIP menguat di arus bawah. Hal ini terlihat dari makin banyaknya deklarasi mendukung Puan menjadi calon presiden.


Salah satunya dari Relawan Mbak  Puan untuk Indonesia (Rempuni) yang menyatakan Deklarasi Jabar Bergerak Puan Maharani untuk Indonesia di Alun-alun Kejaksaan Cirebon dengan latar belakang Masjid Raya At Taqwa, Selasa (21/6).

"Kami gelorakan dan gulirkan ke seluruh pelosok negeri semangat dukungan kepada Puan Maharani sebagai Presiden RI periode 2024-2029," kata Ketua Rempuni, Damiri dalam keterangannya.

Damiri mengatakan, ada lima alasan Puan Maharani pantas menjadi pemimpin negeri ini.

Pertama, Puan Maharani merupakan seorang negarawan dan pemersatu bangsa,  yang terbukti mampu menjembatani perbedaan, sangat dibutuhkan bangsa Indonesia yang memiliki keragaman agama, suku, budaya, adat istiadat dan lainnya. 

Kedua, Puan Maharani dengan rekam jejaknya akan mampu meneguhkan kembali komitmen kebangsaan di tengah tarikan keras tantangan ideologi transnasional atas nama agama maupun ideologi sekularistik, yang mengglobal menembus batas-batas teretorial negara.

Ketiga, sebagai perempuan, Puan Maharani  diyakini mampu menebarkan kesejukan bersemangat keibuan untuk Indonesia tercinta. Kondisi penuh riak-riak yang mengarah konflik dan perpecahan antar elemen bangsa belakangan ini, membutuhkan kepemimpinan perempuan bersemangat keibuan, keindahan, kelembutan, senyum sumringah, semangat merangkul dan bukan memukul untuk kedamaian dan ketentraman negeri ini. 

Keempat, pengalaman dan pemahaman sebagai Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan pada kabinet pertama Presiden Jokowi serta kepemimpinan saat ini sebagai Ketua DPR, menegaskan kemampuan dan kesiapan  Puan Maharani untuk mewujudkan kestabilan pemerintahan melalui relationship sinergis, kerja sama harmonis lembaga DPR dengan pemerintah.

"Terakhir, Puan Maharani secara objektif memiliki 'DNA' yang merepresentasikan semangat religiusitas dan nasionalisme yang menjadi pilar utama NKRI," demikian Damiri.

Deklarasi tersebut turut dihadiri Sekretaris Rempuni Harto Imanuel,  Bendahara Dirja, dan pengusaha nasional Syafi'i Muchsin.[]