Rencana Anies 2 Tahun Lalu, Jual Saham Bir Bisa Bangun 4 RS Tipe A

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Ist
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Ist

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencabut lampiran Perpres yang mengatur pembukaan investasi baru industri miras. Namun sejak Perpres tersebut muncul, warganet justru mengkait-kaitkannya dengan janji kampanye Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang akan melepas saham PT Delta Djakarta, produsen minuman beralkohol.


Merespon adanya pengaitan hal tersebut, Aktivis budayawan yang juga Komisaris PT Ancol, Geisz Chalifah mengatakan bahwa Anies Baswedan sudah meminta DPRD DKI menyetujui rencana melepas saham bir sejak 2018, namun hingga kini belum juga bisa terealisasi.

Untuk memberikan pencerahan terhadap warganet yang kerap membully Anies soal Pemprov DKI memiliki saham bir, Geisz Chalifah kemudian mengunggah kembali video Anies dua tahun lalu melalui akun Facebook pribadinya.

"Penjelasan buat kaum OD, kalau masih ga ngerti juga.  Sendal jepit gue mana ya," demikian keterangan Geisz Chalifah yang dikutip redaksi, Rabu (3/3).

Dalam video, Anies memastikan kalau pihaknya akan menjual saham tersebut karena tak memiliki peran pembangunan. 

Pemprov DKI memiliki saham di perusahan dan pabrik bir sebesar 26,25 persen.

Saham bir tersebut telah dimiliki Pemprov DKI sejak 1970 di era Gubernur Ali Sadikin.

"Di situ kita punya 26,3 persen, kira-kira nilainya Rp 1,2 triliun. Setiap tahun rata-rata kita mendapatkan deviden dengan jumlah sekitar Rp 38 miliar," kata Anies.

Menurut Anies, dengan melepas saham bir, Pemprov DKI akan mengantongi duit hingga Rp 1,2 triliun.

 "Lebih baik Rp1,2 triliun diambil sekarang. Sekarang kita bisa konversi nilainya kira-kira bisa buat rehab 100 sekolah bahkan kalau kita bangun air bersih itu bisa mencakup satu juta rumah," kata Anies.

"Dengan angka segitu atau kalau kita beli bus Transjakarta kita akan bisa memiliki 240 bus baru. Ini juga kalau paling bikin rumah sakit kelas A bisa sampai 4 rumah sakit," sambungnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menegaskan tidak akan menyetujui penjualan saham bir PT Delta Djakarta Tbk.

"Selama saya masih Ketua DPRD enggak akan saya jual itu. PT Delta Djakarta Tbk tuh enggak ada salahnya," kata Prasetio dalam rapat bersama Komisi B DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa (23/6/2020).[]