Ribuan ASN Kabupaten Bekasi Terima Vaksinasi Covid-19 Secara Massal

Vaksinasi massal bagi ASN di Kabupaten Bekasi/RMOLJabar
Vaksinasi massal bagi ASN di Kabupaten Bekasi/RMOLJabar

Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bekasi menjalani vaksinasi massal hari kedua di Stadion Wibawa Mukti, Kecamatan Cikarang Timur, Selasa (2/3).


Melansir Kantor Berita RMOLJabar, vaksinasi PNS itu dilakukan di pintu utama Stadion Wibawa Mukti. Tersedia empat area dalam proses vaksinasi, dekat pintu masuk yaitu area pendaftaran, lalu di sebelahnya area pemeriksaan atau skrining.

Untuk area penyuntikan vaksin berada di lobby utama stadion, setelah itu untuk area observasi disiapkan di area tribun penonton stadion.

Sejumlah PNS yang menjalani vaksinasi nampak ada yang tenang maupun ada juga yang cemas, hal itu terlihat dari ekspresinya yang menutup mata hingga menjerit.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Sri Enny Mainiarti mengatakan bahwa hari kedua vaksinasi di stadion ditargetkan diikuti 2.000 PNS.

 Hari ini merupakan hari terakhir vaksinasi PNS secara massal. Untuk mereka yang belum vaksinasi bisa dilakukan di layanan kesehatan seperti RSUD maupun Pukesmas terdekat.

"Jadi hari ini PNS secara massal di stadion terakhir, besok dan lusa itu khusus Polres, Kodim serta petugas pelayanan publik non PNS," kata Sri Enny, Selasa. 

Meskipun digelar secara massal di stadion, Sri Enny memastikan pelaksanaannya tetap menerapkan protokol kesehatan ketat. Tiap area dibuat berjarak, serta dibatasi jumlahnya.

"Tetap protokol kesehatan kita jaga agar tidak berkerumun. Ada petugas yang mengaturnya," tutur dia.

Ia menambahkan dalam vaksinasi massal di stadion ini ditargetkan ada sebanyak 8.000 petugas pelayanan publik baik PNS maupun non ASN yang diberikan vaksin selama empat hari.

Petugas pelayanan publik itu baik itu dari pegawai Pemkab Bekasi, maupun diluar itu seperti anggota Kodim, Polres, DPRD, kejaksaan, pengadilan, lembaga pemasyarakatan (lapas), pegawai bea cukai, kemenag, petugas BPJS, wartawan dan lainnya.

"Jadi pelayanan publik ASN dan non ASN kurun waktu empat hari vaksinasi dipusatkan di sini (stadion) kira-kira 8.000 ribu kita selesaikan di sini," beber dia.

Dalam proses vaksinasi ini juga dilibatkan 500 petugas medis, baik sebagai vaksinator maupun bagi pendataan serta pemeriksaan.

"Di puskesmas tetap bergerak, jadi ini titik pusatnya saja, kita melibatkan 500 orang petugas kesehatan dari rumah sakit daerah, puskesmas, rumah sakit swasta maupun klinik, tiap hari bergantian," tandasnya. []