Rizki Sadig: Panglima TNI Baru Punya PR Menata Insfrastruktur Pengamanan Pemilu 2024

Anggota Komisi I DPR RI Ahmad Rizki Sadig/Ist
Anggota Komisi I DPR RI Ahmad Rizki Sadig/Ist

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono secara resmi telah diusulkan oleh Presiden Joko Widodo menjadi calon tunggal Panglima TNI pengganti Jenderal Andika Perkasa.


Menanggapi hal ini, Anggota Komisi I DPR RI Ahmad Rizki Sadig menilai pilihan Presiden sangat bisa dipahami bilamana salah satu pertimbangannya adalah memberikan kesempatan pada setiap matra di tubuh TNI.

“Pertama kita harus akui bahwa  ini (penetapan calon Panglima TNI) adalah murni hak prerogatif Presiden. Bila pertimbangannya adalah perputaran antar matra, maka sudah tepat pilihan Presiden jatuh ke Pak KSAL Laksamana Yudo Margono,” kata Rizki Sadig kepada wartawan, Selasa (28/11)

Rizki menyebut, ada kesan yang baik bila dalam proses pergantian panglima TNI dibudayakan atau ada ciri khas Indonesia yakni pergantian antar matra.

“Kita tahu dalam periode pak Jokowi memimpin sudah dua kali Panglima TNI dipilih dari matra AD dan satu kali dipilih dari matra AU. Sedangkan AL belum, jadi saya kira sekarang adalah momentum yang tepat jika Presiden memilih dari matra AL," kata Rizki.

Lebih lanjut, Ketua DPW PAN Jatim ini menyebut bahwa Panglima TNI yang baru akan punya pekerjaan rumah atau PR yang tidak mudah, salah satunya  menyiapkan insfrastruktur pengamanan penyelenggaraan Pemilu 2024.

“Kalau kita lihat, kemungkinan besar Panglima TNI yang baru akan pensiun akhir tahun 2023, dimana sudah mendekati tahun politik 2024. Jadi PR-nya satunya menyiapkan infrastruktur pengamanan penyelenggaraan Pemilu,” kata Rizki.

Sebelummya, Ketua DPR RI Puan Maharani mengumumkan nama calon panglima TNI baru yang akan menggantikan Jenderal Andika Perkasa. Sosok tersebut adalah Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono.

"Saya akan mengumumkan bahwa nama yang diusulkan oleh Presiden untuk menggantikan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa adalah Laksamana TNI Yudo Margono, Kepala Staf Angkatan Laut, yang menjabat KSAL saat ini," kata Puan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/11).

Puan mengatakan, Yudo diterima oleh DPR untuk mengikuti mekanisme pemilihan Panglima TNI yang berlaku. Yudo akan segera menjalani fit and proper test di Komisi I DPR. []