Sambangi Lokasi Kebakaran di Kapuk Muara, Waket DPRD Bawa Air Mineral Hingga Sembako

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik mendatangi lokasi kebakaran di Jalan Kapuk Muara Raya, Kelurahan Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara/Ist
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik mendatangi lokasi kebakaran di Jalan Kapuk Muara Raya, Kelurahan Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara/Ist

Sedikitnya 400 rumah hangus terbakar akibat kebakaran yang terjadi di Jalan Kapuk Muara Raya, Kelurahan Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Sabtu malam (8/5).


Akibat peristiwa itu, sedikitnya ada 400 kepala keluarga atau 1.449 orang harus mengungsi.

Merespon musibah tersebut, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik langsung mendatangi lokasi kebakaran.

Taufik datang seraya membawa sejumlah bantuan berupa air mineral, alat mandi, pembalut wanita, popok bayi, beras, dan sembako untuk kebutuhan warga korban kebakaran.

"Bantuan ini untuk meringakan beban saudara-sudara kita yang menjadi korban kebakaran. Apalagi ini menjelang lebaran mereka butuh bantuan," kata Taufik melalui keterangan tertulisnya, Rabu (12/5).

Bantuan dari politisi Gerindra itu diterima Lurah Kapuk Muara dan didampingi Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Khaerul Ummah, KH Oman Sahroni.

Taufik mengapresiasi kerja kolaborasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menangani korban kebakaran. 

Misalnya, Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Utara yang memberikan makan tiga kali sehari. Kemudian Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara menyediakan fasilitas mandi dan buang air cukup bersih. 

“Bantuan juga lancar dari masyarakat. Saya sangat apresiasi ini semua," kata Taufik.

“Korban kebakaran juga mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial (Kemenaos),” tambah Taufik. 

Selain menyalurkan bantuan, kedatangan Taufik juga untuk memastikan pelayanan dasar yang diberikan Pemprov DKI berjalan baik. 

"Alhamdulilah berjalan baik," kata Taufik.

Bahkan, Taufik  meminta kepada pejabat setempat menyiapkan layanan administrasi kependudukan khusus korban kebakaran.

Dengan begitu, seluruh dokumen yang warga miliki, seperti identitas Kartu Keluarga (KK), sertifikat rumah, Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dan sebagainya bisa diurus lebih mudah.

"Kasihan warga, pemeritah harus berikan kemudahan pelayanan administrasi," demikian kata Taufik. []