Sarjana Akuntansi Ini Modifikasi Tabung Apar Jadi Tabung Oksigen, Dijual Rp 20 Juta

Polda Metro Jaya menangkap pemalsu tabung oksigen berikut barang buktinya/Repro
Polda Metro Jaya menangkap pemalsu tabung oksigen berikut barang buktinya/Repro

Menyusul makin melambungnya angka penularan Covid-19 membuat kebutuhan tabung oksigen ikut meningkat tajam.


Kondisi ini dimanfaatkan WS alias KL, seorang sarjana akuntasi asal Tangerang dengan berbuat curang.

WS menyulap tabung Alat Pemadam Api Ringan (Apar) menjadi tabung oksigen.

Barang-barang itu dipasarkan melalui media sosial Facebook. Selama berbulan-bulan, usaha tak terpuji itu pun akhirnya dibongkar Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

"Dia (WS) buat mirip dengan tabung oksigen, yang kemudian diisi dengan oksigen untuk masyarakat yang berada di rumah sakit atau di rumah," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Jumat (30/7).

Melalui akun Facebook, WS menjual 20 unit tabung Apar dengan harga yang lumayan tinggi yakni Rp 20 juta.

Kepada polisi, WS mengaku ide memodifiaksi tabung oksigen didapat dari kesehariannya di tempat bekerja di tempat pengisian tabung Apar.

"Memang selama ini bekerja sebagai pengisian tabung Apar," kata Yusri.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Pasal 113 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2014 tentang Perdagangan. []