Sedihnya John Kei Melihat Anaknya Ikut Diangkut ke Polda Metro Jaya

Sidang lanjutan terdakwa John Kei di Pengadilan Negeri Jakarta Barat/RMOLJakarta
Sidang lanjutan terdakwa John Kei di Pengadilan Negeri Jakarta Barat/RMOLJakarta

Sidang lanjutan dengan terdakwa John Refra alias John Kei kembali digelar di Pengadilan Jakarta Barat pada Kamis kemarin (7/5).


Dalam persidangan ini, John Kei bersaksi terkait peristiwa penyerangan di Green Lake City, Tangerang dan kawasan Cengkareng, Jakarta Barat yang menewaskan beberapa orang pada pertengahan tahun 2020.

John mengaku tidak tahu-menahu atas penyerangan yang terjadi di Green Lake dan Cengkareng.

Setelah penyerangan, rumah John di Perumahan Tytyan Indah, Kota Bekasi disambangi oleh aparat kepolisian.

John mengaku sedih lantaran anaknya yang tidak tahu-menahu masalah penyerangan ikut diangkut ke Polda Metro Jaya.

"Anak saya ditahan di Polda Metro," kata John.

Tak sampai disitu, menurut John, anaknya sempat disiksa oleh beberapa oknum kepolisian selama tiga hari.

Karena itulah John mengaku terpaksa menandatangani Berita Acara Pemeriksaan (BAP) karena tak tahan anaknya disiksa.

"Digebukin, dianiaya ditahan 3 hari di Polda. Dia tidak salah, dia tidak tahu apa-apa tapi dibawa," kata John.

John Kei didakwa pasal pembunuhan berencana, yakni pasal 340 KUHP dengan ancaman pidana penjara 20 tahun.

Selain itu, John juga dijerat pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, 351 KUHP tentang penganiayaan, pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia, dan pasal 2 ayat 1 UU darurat RI tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api dan senjata tajam.[]