Sempat Sakit Panas dan Batuk, Perempuan di Cikupa Ditemukan Membusuk di Rumah Kontrakan

Polisi mengindentifikasi jenazah wanita di kamar kontrakan di Kampung Kawidaran RT 10/RW 03, Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa, Tangerang/RMOLBanten
Polisi mengindentifikasi jenazah wanita di kamar kontrakan di Kampung Kawidaran RT 10/RW 03, Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa, Tangerang/RMOLBanten

Sesosok mayat perempuan dalam kondisi membusuk ditemukan warga tergeletak di sebuah rumah kontrakan di Kampung Kawidaran RT 10/RW 03, Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin pagi (26/7) sekitar pukul 06.30 WIB.


Korban yang bernama Suparmi tersebut diduga meninggal dunia karena sakit. 

Suhendrik, seorang saksi mata  mengatakan, pada pukul 06.30 WIB, dirinya mencium bau busuk dari kamar kontrakan sebelahnya.

Karena kunci rumah kontrakan korban terkunci dari dalam, Suhendrik kemudian melaporkan kepada pemilik yang bernama Dul Multi.

"Saat masuk terlihat kaki korban yang terlentang di atas lantai. Kamj langsung menghubungi pihak Polsek Sektor Cikupa," kata Suhendrik dikutip dari Kantor Berita RMOLBanten.

Kapolsek Cikupa AKP Indra Feradinata mengatakan,  berdasarkan keterangan saksi, sebelum meninggal korban mengalami sakit panas dan batuk, namun hasil berobat dinyatakan negatif Covid-19. 

Menurut Kapolsek, korban sudah meninggal beberapa hari, karena kondisi jenazah sudah membusuk.

"Iya benar. korban sempat berobat di non medis Pandeglang," kata Indra.

Dari hasil pengecekan TKP tidak ditemukan tanda pengrusakan, dan di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

"Diduga korban meninggal dikarenakan sakit. Selanjutnya jenazah dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang," demikian Indra. []