Seorang Disabilitas Pengguna Kursi Roda Dilarang Masuk Area GBK, Begini Kronologisnya

Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno, Rakmadi A. Kusumo/Net
Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno, Rakmadi A. Kusumo/Net

Video seorang disabilitas tidak diperbolehkan masuk area Stadion Gelora Bung Karno (GBK), viral di media sosial.


Dalam video yang beredar, seorang disabilitas yang menggunakan kursi roda bernama Abil Asswad (32) berargumen dengan sejumlah petugas di area GBK.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (26/12) malam. Saat itu, Abil hendak berolahraga di area GBK. Namun, dia diadang oleh petugas di tempat tersebut.

Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno, Rakmadi A. Kusumo mengatakan, petugas keamanan GBK diduga salah paham soal larangan peralatan olahraga dengan jenis roda tidak diperbolehkan masuk ke dalam ring road utama  komplek GBK.

"Mungkin karena ketidakmengertian dia memang untuk sepatu roda, sepeda kemudian skuter itu dilarang masuk ke dalam ring road utama," kata Adi kepada Kantor Berita RMOLJakarta, Rabu (29/12).

Menurut Adi, yang sebenarnya dilarang adalah untuk orang yang menggunakan roda dengan cepat.

"Kalau untuk disabilitas itu kami sangat open dan mendukung mereka menikmatinya," kata Adi.

Adi mengatakan, pesepeda dilarang masuk ke area ring road utama GBK, sebab pernah kejadian pelari tertabrak pesepeda yang sedang melintas.

Kata Adi, pihak manajemen sudah menegur dan memberi sanksi kepada oknum sekuriti serta petugas yang melarang masuk penyandang disabilitas ke dalam area GBK.

"Kami mohon maaf, kami dari manajemen telah melakukan evaluasi memberikan teguran dan pengarahan terhadap oknum tersebut," kata Adi.

Seperti diketahui sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan viralnya video pengunjung disabilitas AA yang menggunakan kursi roda tidak diperkenankan masuk ke dalam area Komplek Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat.[]